3 Macam Alat Ukur Kualitas Air Dalam Aplikasi Budidaya Ikan

kualitas airAir merupakan salah satu anugerah alam terbesar yang dapat digunakan untuk kehidupan manusia, sehingga kita harus senantiasa menjaga kelestariannya. Namun karena adanya aktivitas manusia, air dapat menjadi tercemar. Pencemaran air terjadi karena masuknya atau dimasukkannya suatu zat, energi, atau benda lain ke dalam air sehingga menyebabkan kualitas air menjadi berkurang dan tidak dapat dipergunakan sesuai dengan peruntukannya. pada pertemuan kali ini kita akan membahas tentang parameter uji kualitas air baik parameter fisika, kimiia, biologi, serta salah satu ulasan alat ukur kualitas air lengkap dengan spesifikasi dan fitur-fiturnya.

Banyaknya unsur pencemar yang masuk ke dalam air dinyatakan sebagai beban pencemaran. Air mempunyai kemampuan untuk menampung beban pencemaran sehingga air dapat tercemar dan tidak dapat dipergunakan sesuai dengan peruntukannya. Kualitas air ditentukan oleh baku mutu kualitas air, dimana parameter baku mutu tersebut digunakan sebagai ukuran batas atau kadar makhluk hidup, zat, energi, atau komponen yang harus ada dan atau unsur pencemar yang memiliki batas toleransi di dalam air.

Mutu Air

Mutu air menunjukkan kondisi kualitas air yang diukur dan atau diuji berdasarkan parameter-parameter tertentu dengan metode tertentu yang didasarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Mutu air ditentukan berdasarkan pada penggolongan air sesuai dengan peruntukannya. Air digolongkan dalam kelas air menurut peringkat kualitas air yang dinilai masih layak untuk dimanfaatkan bagi peruntukan tertentu.

Tingkat kondisi mutu Air ini dinyatakan sebagai status mutu air yang menunjukkan kondisi tercemar atau kondisi baik pada sumber air dalam waktu tertentu dengan membandingkan baku mutu air yang telah ditetapkan. Menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001 air diklasifikasikan menjadi 4 kelas :

Kelas 1

Air kelas satu merupakan air yang peruntukannya dapat digunakan sebagai air baku air minum dan atau peruntukan lain yang dipersyaratkan mutu air yang sama dengan penggunaan air tersebut

Kelas 2

Air kelas 2 merupakan air yang peruntukannya digunakan sebagai sarana atau prasarana rekreasi air, pembudidayaan ikan air tawar, peternakan, dan untuk mengairi tanaman. Air kelas 2 juga dapat digunakan untuk peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama penggunaannya.

Kelas 3

Air kelas 3 digunakan untuk pembudidayaan ikan air tawar, peternakan, untuk mengairi tanaman dan atau peruntukan lain yang dipersyaratkan dalam mutu air yang sama pada kegunaan tersebut.

Kelas 4

Air kelas 4 merupakan air yang peruntukannya hanya yang untuk mengairi tanaman dan atau peruntukan lain yang dipersyaratkan dalam mutu air yang sama untuk kegunaan tersebut

Note :

Penggolongan air tersebut diatas tentunya berbeda dengan mutu / kualitas air yang digunakan untuk industri farmasi (purified water / water for injection)

4 Parameter Kualitas Air

Parameter fisika

Parameter fisika kualitas air meliputi :

  • Warna
  • Kecerahan
  • Bau
  • Temperatur
  • Kekeruhan
  • Padatan tersuspensi
  • Padatan terlarut dan material sampah

Parameter Biologi

Ada dua parameter biologi yang digunakan untuk menentukan baku mutu kualitas air :

  • Kandungan fekal Coliform
  • Kandungan total Coliform

Parameter kimia

Parameter kimia untuk mengukur kualitas air merupakan indikator kimia berdasarkan zat kimia terlarut yang dapat dilihat dari berbagai faktor kimia :

  • pH atau Derajat Keasaman

Kepekaan ion-ion hidrogen terlepas dalam suatu cairan. Ion hidrogen ini bersifat asam. Air murni berasosiasi secara sempurna sehingga memiliki ion hidrogen dan ion hidroksida sehingga pH air murni adalah 7. Semakin tinggi konsentrasi ion hidrogen maka pH akan semakin rendah sehingga PH mencapai nilai kurang dari 7, demikian juga sebaliknya. sehingga pengukuran pH harus dilakukan secara berkala.

  • Oksigen Terlarut

Konsentrasi gas oksigen sangat dipengaruhi oleh suhu, makin tinggi suhu makin berkurang tingkat kelarutan oksigen. Jika kita berbicara mengenai laut, maka oksigen terlarut berasal dari dua sumber yaitu :

    1. Dari atmosfer
    2. Dari hasil proses fotosintesis fitoplankton dan berjenis tanaman.

Keberadaan oksigen terlarut ini sangat bermanfaat bagi kebanyakan organisme untuk kehidupan. Oksigen dalam air dapat diperoleh dari hasil fotosintesis dari tanaman berklorofil.

  • Salinitas

Salinitas dapat diartikan sebagai total konsentrasi dari semua ion terlarut di dalam air.

  • Alkalinitas

Alkalinitas merupakan kapasitas air dalam menetralkan tambahan dari asam tanpa harus menurunkan PH air. alkalinitas dapat dijadikan sebagai buffer terhadap pengaruh pengasaman,

  • Senyawa Kimia

Dibedakan menjadi senyawa kimia organik dan kimia anorganik. Ada 2 kelompok senyawa anorganik yang terdapat di dalam air

    1. Golongan senyawa non logam seperti amnion anorganik, sulfat klorida fosfat dll
    2. Golongan senyawa logam yang dibagi menjadi :
    • Ion logam secara umum termasuk logam esensial seperti kalsium, magnesium, zat besi, dan zinc
    • Ion logam berat seperti timbal

Parameter Radioaktif

Aplikasi Alat Ukur Kualitas Air dalam Budidaya Ikan

Setelah kita tahu pentingnya kualitas air, lalu dimana letak pentingnya pengetahuan tersebut? Salah satu aplikasi di kehidupan sehari-hari adalah pengujian kualitas air dalam budidaya pemeliharaan ikan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Untuk melakukan pengukuran kualitas air dalam bak pemeliharaan ikan tersebut paling tidak memerlukan 3 alat ukur, yaitu :

  • Refractometer
    Alat ini digunakan untuk mengukur salinitas atau kadar garam perairan,
  • pH Meter
    Alat ini digunakan untuk mengukur derajat keasaman (tingkat asam basa) di perairan.
  • DO Meter

Alat ini digunakan untuk mengukur kadar oksigen dalam perairan, unit ini selain dapat mengukur kadar oksigen juga dapat mendisplay temperature yang terukur.

Bahkan dengan perkembangan teknologi seperti saat ini banyak brand yang mengeluarkan 1 produk alat ukur kualitas air yang dapat ketiga parameter diatas, salinity, derajat keasaman, dan kadar oksigen secara langsung.

Alat Ukur Kualitas Air Merk Oakton

kalibrasi alat ukur kualitas air

Oakton merupakan salah satu merk alat ukur dimana produk unggulannya adalah alat ukur kualitas air diantaranya pH meter dan conductivity, TDS, dll. Berikut ini adalah beberapa produk dari oakton yang telah banyak digunakan di pasaran :

Waterproof Multiparameter PC Testr 35

 

Dapat digunakan untuk mengukur pH serta conductivity. Replaceable sensor modul sehingga lebih menghemat pengeluaran kita untuk perawatan. Auto shut off sehingga dapat menghemat penggunaan bateray, serta ada fitur low bateray indikator. Fitur Automatic Temperature Compasation (ATC) juga disematkan dalam alat mungil ini.

Akurasi untuk alat ini adalah sebagai berikut :

  • pH : ± 0.1 pH
  • Conductivity : ± 1 % full-scale
  • Temperature : ± 0.5°C, ±0.9°F

Waterproof Multiparameter PT Testr 35

 

Hampir sama dengan No. 1, perbedaannya hanyalah tipe ini digunakan untuk mengukur pH meter dan TDS. Untuk fitur lainnya seperti auto shutoff dan low bateray indikator juga sama.

  • pH : ± 0.01 pH
  • TDS : ± 1 % full-scale
  • Temperature : ± 0.5°C, ± 0.9°F

Waterproof Multiparameter PCS Testr 35

Tipe ini adalah tipe yang paling lengkap sebagai alat ukur kualitas air merk oakton jika dibandingkan dengan 2 tipe sebelumnya, karena tidak hanya dapat digunakan untuk mengukur pH, namun juga dapat digunakan untuk mengukur conductivity, TDS, Salinity serta temperature. Hal ini tentunya menjawab kebutuhan teman-teman yang menginginkan alat ukur kualitas air dengan fitur lengkap namun dengan harga yang tetap terjangkau. Secara fitur juga tidak berbeda dengan kedua tipe sebelumnya.

Untuk akurasi alat ini adalah sebagai berikut :

  • pH : ± 0.1 pH
  • Conductivity : ± 1 % full-scale
  • TDS : ± 1 % full-scale
  • Salinity : ± 1 % full-scale
  • Temperature : ± 0.5 °C, ± 0.9 °F

Dengan harga yang terjangkau unit alat ukur kualitas air tersebut bisa menjadi bahan pertimbangan..

Semoga bermanfaat.

Tang Ampere Kyoritsu 2055 (Clamp Meter) : Bagaimana Spesifikasinya?

tang ampere kyoritsuTang Ampere atau yang biasa disebut dengan clamp meter merupakan sebuat instrument pengukur besarnya arus pada suatu kabel. Dibandingkan dengan multi meter, alat ini mempunyai kelebihan dimana pada saat pembacaan tidak perlu terhubung dengan sirkuit sehingga memungkinkan kita untuk melakukan pengukuran tanpa mengganggu pengoperasian listrik itu sendiri.

Hampir sama dengan alat ukur umumnya, tang ampere ini juga bisa kita temukan dalam model analog dan digital. Banyak sekali aplikasi penggunaan tang ampere antara lain untuk memeriksa kerusakan pada dinamo sampai dengan pengecekan freon AC. Pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai pengertian ampere, bagian-bagian dan fungsi, cara menggunakan, serta contoh review produk tang ampere kyoritsu yang mungkin sering kita temui di lapangan beserta spesifikasinya.

Pengertian Ampere

Seperti kita ketahui, setiap benda disusun oleh partikel-partikel kecil yang dinamakan atom, dimana di bagian atom tersebut terdiri dari :

  1. Nukleus
    • Proton yang bermuatan + (positif)
    • Neutron yang tidak bermuatan (netral)
      Dengan adanya muatan + (positif) dan netral tersebut menjadikan pusat atom bermuatan + (positif)
  2. Elektron yang bermuatan – (negatif) yang mengelilingi nukleus tersebut.

pengertian ampere

Muatan negatif akan mendorong atau menolak muatan negatif lainnya, sedangkan muatan + (positif) dan – (negatif) akan saling menarik sehingga akan berdekatan. Sehingga jika elektron bisa bergerak dengan bebas maka mereka bisa mendorong elektron lainnya.

Di benda-benda seperti kayu dan plastik, elektron-elektron pada atom tidak dapat bergerak bebas sehingga dtidak dapat mengantarkan muatan / listrik. Namun pada material yang mengantarkan listrik seperti besi / tembaga, elektronnya dapat bergerak bebas sedangkan nukleusnya tetap, elektron pada besi / tembaga dapat berpindah dari atom satu ke atom sebelahnya.

Jika satu elektron bergerak ke atom lainnya, maka elektron di atom yang dituju juga akan bergerak ke sebelahnya. Elektron ini bergerak sangat cepat mendekati kecepatan cahaya. Aliran / pergerakan elektron inilah yang menghasilkan arus listrik.

Ampere (yang disimbolkan dengan huruf A) merupakan satuan untuk arus listrik (jumlah elektron yang mengalir ke suatu titik per detik).

1 Ampere = 6.24 x 10 pangkat 18 elektron yang mengalir per detik.
1 Ampere = 1 coulomb muatan yang mengalir per detik.

Elektron di dalam kabel tidak dapat bergerak sendiri, dimana elektron tersebut harus didorong dengan energi. Potensi energi yang mendorong elektron untuk bergerak dikenal dengan voltase.

Prinsip Kerja Tang Ampere

Secara sederhana, prinsip kerja dari tang ampere adalah induksi magnetik unuk bisa menghasilkan pengukuran non kontak terhadap arus listrik AC. Seperti yang kita ketahui, arus listrik yang mengalir dalam suatu kabel konduktor akan menghasilkan medan magnet. Nah, untuk arus AC sendiri yang bersifat bolak balik akan menyebabkan fluktuasi dinamis dalam medan magnet sebanding dengan aliran listriknya.

Transformator yang terdapat di dalam tang ampere tersebut dapat mendeteksi fluktasi dari magnet kemudian mengkonversi menjadi nilai arus listrik (Ampere) sehingga dapat terbaca di dalam display tang ampere.

Fungsi Tang Ampere

Tang ampere itu sendiri dapat digunakan untuk :

  • Pengukur arus listrik
    Dalam melakukan pengukuran arus listrk ini tentunya untuk besarannya yang diukur tergantung dengan kapasitas tang ampere itu sendiri yang bisa kita lihat di dalam katalog alat / manual book alat.
  • Pengukur tegangan listrik
    Tang ampere ini juga bisa digunakan untuk mengukur besarnya tegangan listrik
  • Pengukur hambatan
    Tang ampere seringkali digunakan untuk mencari titik dimana terjadi konsleting pada kabel listrik.

Bagian-Bagian Tang Ampere / Clamp Meter

Bagian-bagian tang ampere clamp meter

Sumber gambar : yaletools.com/id

1. Clamp Head

Bentuk dari clamp head ini adalah seperti penjepit yang melengkung. Pada bagian ini terdapat konduktor yang dilingkupi dengan polimer dimana fungsi dari konduktor tersebut adalah menangkap gelombang elektromagnetik yang dipancarkan arus yang mengalir dalam kabel.

2. Centering Marks

Sesuai dengan namanya, bagian ini digunakan sebagai penanda apakah kabel yang akan kita ukur sudah berada di tengah clamp atau belum.

3. Hand Guard

Merupakan batas tangan teknisi / operator dalam mengoperasikan menggunakan tang ampere sehingga tidak mengenai konduktor yang dapat mengakibatkan destruksi pembacaan arus listrik.

4. Peak Hold

Hampir sama dengan fungsi hold pada alat ukur lainnya, peak hold pada tang meter ini juga berfungsi untuk menahan hasil pembacaan arus pada angka tertentu.

5. Lever

Bagian ini berfungsi untuk membuka dan menutup bagian clamp pada tang ampere. Caranya cukup sederhana yaitu :

  • Tekan bagian lever jika kita ingin memasukkan kabel di dalam clamp sehingga kabel berada di poisis tengah clamp (lihat centering mark)
  • Lepas lever untuk melakukan pembacaan arus.

6. Function Switch

Bagian ini berfungsi untuk memilih parameter apa yang akan kita ukur, apakah arus / voltase / hambatan listrik?

7. Switch Off

Berfungsi untuk mematikan dan menghidupkan unit tang ampere

8. DC A Zero Adjustment Switch

Berfungsi untuk melakukan adjustment atau kalibrasi saat kita akan mengukur arus DC.

9. Display

Sesuai namanya, bagian ini berfungsi untuk menunjukkan hasil pembacaan pada aktivitas pengukuran dengan menggunakan tang ampere tersebut.

10. DC or AC Switch

Berfungsi sebagai saklar pemindah fungsi pembacaan, apakah kita ingin mengukur listrik DC atau AC

11. Common Terminal (COM)

Bagian ini digunakan jika kita ingin melakukan pengukuran selain arus. COM ini merupakan terminal untuk kabel berwarna hitam yang telah disediakan.

12. 600 V Max

Nilai maximum tang ampere dapat digunakan, contohnya pada angka diatas yaitu 600 V Max, maka tang ampere tersebut hanya dapat digunakan untuk mengukur tegangan kabel dengan sumber 600 V. Angka tersebut tentunya bisa berbeda antara unit tang ampere satu dengan yang lainnya tergantung spesifikasi alat bersangkutan.

13. V Hz

Merupakan terminal untuk kabel berwarna merah. Jika kita ingin melakukan pengukuran tegangan DC/AC, resistansi, continuity test, diode test dan pengukuran frekuensi, maka kabel merah tersebut harus dimasukkan ke dalam terminal ini.

Cara Menggunakan Tang Ampere / Clamp Meter

Cara menggunakan tang ampere ini relatif sederhana, berikut ini adalah tahapannya :

  1. Tekan tombol Switch ON / OFF sehingga display tang ampere menyala
  2. Putar function Switch sesuai dengan parameter yang akan kita ukur
  3. Tekan lever sehingga clamp head terbuka
  4. Jepitkan clamp head ke dalam kabel yang akan di ukur, pastikan posisinya berada di tengah (dengan melihat indikasi centering mark)
  5. Lepaskan lever untuk melakukan pengukuran
  6. Baca hasil pembacaan pada display

Tang Ampere Kyoritsu model 2055

kalibrasi tang ampere clamp meter kyoritsuBerikut ini adalah ulasan salah satu produk dari tang ampere kyoritsu tersebut yaitu Kyoritsu model 2055 seperti yang terlihat pada gambar diatas.

Kyoritsu model 2055 Didesain untuk memenuhi standar keselamatan internasional sesuai dengan standar IEC 61010-1 CAT.IV 600 V, IEC 61010-031,IEC 61010-2-032, IEC 61326, clamp meter ini dapat digunakan untuk mengukur voltage dan current jadi sangat dapat membantu untuk melakukan pekerjaan di area teknik atau enginering. Dengan display yang berwarna membuat kita mudah untuk melakukan pembacaan. bateray yang digunakan oleh clamp meter ini adalah 2 buah bateray A3. Dengan berat hanya sekitar 310 gram dan dimensi 254 (L) × 82 (W) × 36 (D) mili meter membuat clamp meter ini memudakan kita dalam melaksanakan pekerjaan di lapangan.

Berikut ini adalah spesifikasi lengkap dari AC / DC Tang Ampere Kyoritsu Model 2055 ini :

  • AC A : 0 – 600.0/1000A – ± 1.5 % rdg ± 5dgt (50 / 6 0Hz) – ± 3.0 % rdg ± 5 dgt (40 ~40 0Hz)
  • DC A : 0 – 600.0 / 1000 A – ± 1.5 % rdg ± 5dgt
  • AC V : 6/60/600 V Auto Ranging – ± 1.3 % rdg ± 4dgt (50 / 60 Hz) – ± 3.0 %r dg ± 5 dgt (40 ~ 400Hz)
  • DC V : 600 m / 6 / 60 / 600 V Auto Ranging – ± 1.0 % rdg ± 3dgt
  • O : 600 / 6 k / 60 k / 600 k / 6 M / 60 MO (Auto Ranging) – ± 1% rdg ± 5 dgt (600 – 6 M) / ± 5 % rdg ± 8 dgt (60 M)
  • Continuity buzzer : Buzzer Sounds at 100O
  • Frequency/DUTY : 10 / 100 / 1 k / 10 kHz (Auto Ranging) / 0.1 – 99.9 %
  • Conductor Size : Ø 40 mili meter
  • Withstand Voltage : 6880V AC for 5 seconds
  • Accessories : 7066 (Test Lead) ; 9094 (Carrying Case); Instruction Manual

Harga Tang Ampere Digital

harga tang ampere digital

Harga tang ampere tentunya tergantung dari merk, tipe, serta tingkat akurasi yang produk tersebut. Dari hasil survey kami di beberapa marketplace di indonesia, tang ampere ini bisa kita dapatkan dengan harga yang relatif murah yaitu dari ratusan ribu rupiah s/d 1 – 2 jutaan untuk sebuah tang ampere dari brand-brand ternama.

Kalibrasi Tang Ampere / Clamp Meter

Seperti alat ukur pada umumnya, kalibrasi tang ampere / clamp meter ini tentunya juga harus dilakukan untuk tetap menjamin keakuratan hasil pembacaan. Untuk acuan yang umum digunakan untuk kalibrasi ampere adalah euramet cg 15 v 3 2015. Untuk standar tersebut teman-teman bisa mendapatkannya di website euramet secara langsung.

Prinsip Kerja Mesin Purified Water (PW) System Dalam Pengolahan Air

purified water

Air merupakan salah satu senyawa yang sangat penting bagi manusia maupun makluk hidup lainnya. Dalam penggunaannya, air dapat diolah untuk berbagai macam fungsional seperti memasak, mandi, mencuci dan berbagai kebutuhan lainnya. Air juga dapat diolah untuk keperluan medis seperti : drinking water, purified water, dan water for injection.

Masih berkaitan dengan proses industri khususnya di perusahaan makanan / farmasi, dimana kualitas air harus benar-benar sesuai spesifikasi supaya produk yang dihasilkan aman dikonsumsi oleh pelanggan. Purified water adalah air yang telah disaring atau diproses untuk menghilangkan kotoran seperti bahan kimia dan zat pencemar lainnya biasanya diproduksi menggunakan air tanah ataupun air PDAM.

Pada artikel ini kita akan belajar mengenai pengertian pengelolaan air, macam-macam kontaminan spesifikasi raw water, jenis produk yang dihasilkan alat pada proses water treatment, serta penjelasan singkat mengenai prinsip kerja serta kalibrasi mesin purified water generator yang hampir pasti kita temukan di dalam industri farmasi.

Proses Pengolahan Air

Pengolahan air merupakan proses pengolahan yang dilakukan secara konvensional dengan menambahkan tawas dan juga penyaringan menggunakan kain atau pasir dan secara mandiri dikembangkan dengan mengikuti perkembangan teknologi penyaringan air bersih dan dipengaruhi oleh kemampuan instansi baik dari segi ketersediaan teknologi maupun dari segi pembiayaan.

Macam-Macam Kontaminan Pada Air

Air baku adalah air yang ditemukan di lingkungan yang belum diolah dan tidak ada mineral, ion, partikel bakteri, atau parasit yang dihilangkan. Air baku meliputi air hujan, air tanah, air sumur resapan, dari air badan-badan seperti sungai dan danau. Air baku umumnya tidak aman dikonsumsi manusia karena adanya kontaminan.

Berikut ini adalah kontaminan yang sering terdapat pada air :

  • Gas terlarut dimana pada gas terlarut ini terdiri dari hidrogen sulfida, karbondioksida, dan oksigen.
  • Padatan dimana terdiri dari lumpur, zat organik, senyawa-senyawa diatomik, jamur, bakteri, dari kotoran bakteri besi atau mangan
  • Padatan koloid terlarut terdiri dari minyak, kesadahan, kalsium, magnesium, alkaloid, dan sulfat

Spesifikasi Raw Water

Dalam suatu industri khususnya dalam hal pengolahan air yang digunakan untuk produksi, air yang mengandung kontaminan dimana sebelum diolah menjadi purified water dinamakan sebagai raw water dimana air ini bisa berasal dari air PDAM.

Parameter Fisik

parameter fisik raw water

Dapat dilihat pada tabel bahwa parameter fisik terdiri dari :

  • Kekeruhan
  • Warna
  • Zat padat terlarut
  • Suhu
  • Rasa
  • Bau

Parameter Biologi

parameter biologi raw water

Berikut ini adalah tabel untuk parameter biologi dalam standar baku mutu kesehatan untuk media air. Parameter yang diuji yaitu :

  • Total coliform
  • E. coli tips

Parameter Kimia

parameter kimia air

Berikut ini adalah parameter kimia dalam standar baku mutu kesehatan lingkungan untuk media air, dimana parameter yang diuji antara lain :

  • pH / derajat keasaman
  • Besi
  • Florida
  • kesadahan atau CaCO3
  • Mangan
  • Nitrat
  • Nitrit
  • Sianida
  • Deterjen
  • Pestisida total

Sedangkan untuk parameter tambahan terdiri dari :

parameter tambahan air baku

  • Air raksa
  • Arsen
  • Kadmium
  • Kromium (Valensi 6)
  • Selenium
  • Seng
  • Sulfat
  • Timbal
  • Benzen dan
  • Zat organik KMnO4

Spesifikasi Purified Water (PW)

spesifikasi air purified water

Dapat dilihat dalam tabel diatas, untuk purified water (PW) mempunyai beberapa parameter antara lain :

  • Warna
  • Bau
  • Nitrat
  • Logam berat
  • pH / derajat keasaman
  • Karbon
  • Konductivitas
  • E. Coli
  • Coliform
  • Pseudomonas Aerogenosa

Purified Water (PW) Dalam Industri Farmasi

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, untuk purified water di dalam industri farmasi ini digunakan untuk proses produksi yang menghasilkan produk antara lain sebagai berikut :

  • Antibiotik
  • Tablet antibiotik
  • Tablet non antibiotik
  • Tablet berlapis
  • Tablet berlapis non antibiotik
  • Obat kumur
  • Obat mulut berantibiotik
  • Obat sirup non antibiotik
  • Obat serbuk non antibiotik
  • Kapsul keras
  • Kapsul non antibiotik
  • Obat luar Liquid non antibiotik
  • Krim pelembab

BagianMesin Sistem  Purifued Water

kalibrasi purified water (PW) system generator

1. Multimedia filter

Disebut juga sebagai sand filter dan berfungsi untuk menghilangkan lumpur, endapan, dan partikel-partikel yang ada pada raw water. Multi media filter ini tersusun dari beberapa lapisan filter dengan ukuran kekasaran yang berbeda-beda dengan susunan lapisan yang lebih ringan pada bagian atas dan yang lapisan lebih berat atau pasir bagian bawah.

2. Aktif karbon filter

Bagian ini berfungsi sebagai pre treatment sebelum proses deionisasi untuk menghilangkan bahan-bahan organik yang nantinya bisa menimbulkan warna, bau dan rasa dalam air. Karbon aktif digunakan sebagai filter karena memiliki keuntungan berupa area permukaan yang lebih banyak sehingga lebih efektif untuk menghilangkan kontaminan.

3. Water Softener filter

Bagian ini berisi resin anionik yang berfungsi untuk menghilangkan dan atau menurunkan kesadahan air dengan cara menyerap dan menghilangkan kapur, magnesium, dan kalsium yang dilakukan dengan mengikat ion Calsium dan Magnesium. Tingkat kesadahan air yang tinggi dapat menyebabkan terhambatnya proses penyaringan pada membran RO.

4. Reverse osmosis

Reserve osmosis (RO) merupakan teknik pembuatan air murni atau purified water yang dapat menurunkan hingga 95 % total di Solid (TDS) dalam air. Teknologi reserve osmosis (RO) sendiri menggunakan membran semi permeable yang diameternya lebih kecil dari 0,0001 Micron dan pada prosesnya diberi tekanan tinggi supaya proses penyaringannya dapat berjalan maksimal. Bagian ini juga berfungsi untuk menghilangkan partikel garam dan partikel pencemar lainnya.

5. Mixed Bed Deionizer

Bagian ini berfungsi untuk menghilangkan Ion terlarut dalam air dengan menggunakan resin kation dan anion. Pada resin penukar ion akan terjadi proses penangkapan ion bermuatan positif oleh resin kation dan ion bermuatan negatif oleh resin anion.

Proses Pengoperasian

Air yang akan mengalir dari bagian atas filter yang kemudian melalui media filter dan pori-pori filter tersebut kemudian akan keluar dari bagian bawah filter. Tujuan dari proses pengoperasian ini adalah untuk menghilangkan partikel kotoran yang terperangkap diatas filter sehingga air yang keluar akan lebih jernih. Adanya kotoran yang menempel pada filter akan menyebabkan tekanan inlet meningkat dan menghambat penyerapan klorin, sehingga proses penyaringan dan penyerapan tidak berlangsung dengan baik. Jika kondisi filter saat ini terjadi penumpukan kotoran maka filter perlu dicuci atau backwashing.

Proses Pencucian Backwashing

Aliran air akan diubah alirannya dari bawah keatas sehingga kotoran yang menempel pada media filter akan terangkat keatas untuk sementara sehingga aliran backkwater ini tetap terjaga agar semua kotoran yang tertahan dapat keluar. Selanjutnya dilakukan pembilasan (rinsing) dengan mengalirkan air dari atas kebawah seperti proses pengoperasian tetapi dibuang ke saluran pembuangan sehingga dapat menghilangkan sisa kotoran di tabung filter.

Mix Bed Excharger

Mixed bed ini adalah alat untuk menghilangkan ion terlarut dalam air dengan menggunakan resin kation dan anion, dimana kedua resin tersebut berada dalam satu wadah / tangki. salah satu yang paling banyak menggunakan alat ini adalah industri obat-obatan karena air yang digunakan untuk proses pembuatan ini harus bersih dari ion-ion.

kolom mixed bed excharger ini akan berisi resin kation dan resin anion yang dicampur secara merata untuk mendapatkan kualitas yang tinggi. Kolom resin memiliki 2 jenis yaitu :

  • Single bed
  • Mixed bed ion exchange resin

Ada 2 proses utama dalam mixe bed yaitu :

  • Operasional
  • Regeneratisi

Operation Manual Water Softener Filter

Pasokan Air untuk proses ini berasal dari PDAM atau air sumur yang mengandung kesadahan yang cukup tinggi sehingga akan bermasalah untuk reverse osmosis. Untuk itu Air ini akan dialirkan melalui filter softener yang diisi dengan media resin kation yang berfungsi menyaring kadar kesadahan (Ca dan Mg) yang terkandung dalam air yang dapat diturunkan sehingga air menjadi lunak.

Berikut ini adalah contoh reaksinya :

water softener

Setelah beberapa waktu, softener filter akan menjadi jenuh sehingga perlu dilakukan proses pencucian atau regenerasi agar resin dapat aktif kembali. Untuk itu diperlukan garam untuk resin kation.

Operasional Manual Pada Filter Mixbed

Filtr mixedbed berperan sebagai unit pemoles agar mendapatkan suplai air yang berasal dari tangki penyimpanan reserve osmosis. Mixedbed filter tube akan diisi dengan media resin campuran antara kation dan anion yang berfungsi untuk menghilangkan ion positif dan negatif dalam air sehingga air yang dihasilkan berkualitas tinggi dan nilai konduktivitasnya rendah. Untuk itu perlu dilakukan proses pencucian atau regenerasi agar resin dapat aktif kembali. Proses ini dapat menghasilkan air murni dengan nilai konduktivitas kurang dari 1 microsiemens per sentimeter persegi.

Reaksi kimia yang terjadi pada kolom ini adalah pertukaran ion-ion yang terdapat di dalam air dimana ion positif diikat oleh resin kation sedangkan mesin kation akan melepaskan ion hidrogen dan ion negatif diikat oleh resin anion sedangkan resin anion melepaskan ion hidroksida.

Proses Demineralisasi Air

Demineralisasi air adalah penyerapan ion mineral dalam air menggunakan mesin penukar ion. Air demineralisasi digunakan untuk berbagai kebutuhan, terutama untuk industri antara lain industri pembangkit listrik, tenaga uap, semikonduktor, dan farmasi.Demineralisasi merupakan suatu sistem yang bertujuan untuk mengikat ion-ion yang terkandung dalam raw water sehingga hasil mixbed akan memiliki nilai kondukitivitas yang rendah dibawah 0,8 S/cm.

Pada umumnya kolam resin yang digunakan dalam proses demineralisasi air. Kolom resin tersebut juga terbagi menjadi dua jenis yaitu single bed dan mixedbed ion exchange resin.

Kalibrasi Sistem Purified Water (PW) Generator

instrumen pada purified water genenerator

Jika kita lihat kembali pada diagram sistem purified water (PW) generator dibawah ini, maka ada beberapa instrument pemantauan untuk memastikan bahwa supply purified water yang akan digunakan di dalam industri sesuai dengan spesifikasinya. Berikut parameter sistem purified water yang harus dikalibrasi secara berkala :

Karena purified water ini terangkai dalam suatu satu kesatuan unit mesin, maka disarankan untuk melakukan kalibrasi ke vendor yang melakukan instalasi sistem purified water (PW) generator tersebut.

Referensi :

www.siagaairbersih.com

www.youtube.com/watch?v=Xq5PgEW1LOE

Mengenal Ukuran Tabung Reaksi Kimia dan Cara Menggunakannya

tabung reaksiTabung reaksi merupakan salah satu peralatan yang sering kita temui di laboratorium kimia / mikrobiologi yang berfungsi sebagai alat uji kuantitatif yang berbahan dasar kaca atau plastik dan berfungsi untuk mencampur, menampung, dan memanaskan bahan-bahan kimia berbentuk cair ataupun padat, bahkan alat ini juga sering kita temui pada aktivitas validasi pembersihan mesin di industri farmasi setelah dilakukan sanitasi produksi.

Jika dibandingkan dengan peralatan gelas lainnya seperti gelas ukur dan labu ukur, tabung reaksi ini umumnya mempunyai bentuk dasar melengkung seperti huruf U, selain itu tabung reaksi ini juga tidak berfungsi sebagai alat pengukur. Bahan yang sering digunakan dalam tabung ini adalah bahan kaca / plastik, namum umumnya yang kita temui di laboratorium adalah yang berbahan borosilicate karena berbagai keunggulannya.

Nah di artikel kali ini kita akan membahas mengenai berbagai macam ukuran tabung reaksi, kisaran harga, cara menggunakan, sterilisasi, sampai dengan penjepti dan rak tabung reaksi yang umum digunakan di laboratorium.

Berbagai Macam Ukuran Tabung Reaksi

 

Seiring perkembangan zaman dimana peralatan laboratorium juga sudah canggih yang berdampak pada berkembang pesatnya metode analisa maka tentunya juga membutuhkan peralatan bantu yang semakin bervariasi sesuai kebutuhan. Untuk mendukung kebutuhan analisa di dalam laboratorium tersebut tabung reaksi ini bisa kita temui dalam berbagai ukuran, berikut ini adalah gambaran beberapa ukuran tabung reaksi untuk brand duran yang dapat kita temukan di pasaran.

ukuran tabung reaksi besar dan tabung reaksi kecil

Dapat dilihat ukuran tabung reaksi setiap modelnya berbeda dari diameternya yang tentunya volume yang dapat ditampung tabung reaksi tersebut juga berbeda-beda. Untuk brand duran sendiri tersedia tabung reaksi kecil dengan volume 15 – 18 ml dengan diameter tabung 16 mm, untuk tabung reaksi volume 20 ml dengan diameter tabung 20 mm, sampai dengan tabung reaksi besar dengan 27 – 35 ml dengan diameter tabung 25 mm. Teman-teman bisa pilih sesuai dengan kebutuhan analisa di laboratorium.

Umumnya pada bagian atas tabung reaksi ini ada semacam bentuk yang melebar melengkung untuk membantu pada saat analis menuang isi / sampel yang berada dalam tabung reaksi tersebut. Penting untuk diperhatikan diameter ukuran tabung reaksi ini, karena tentunya ukuran tutup tabung reaksi tersebut juga berbeda satu dengan yang lainnya jika kita ingin melakukan pembelian di kemudian hari karena memang beberapa tabung reaksi didesain supaya dapat dipasang penutup tersebut baik itu sumbat kaca atau tutup berulir.

Harga Tabung Reaksi Kimia di Pasaran

Berbicara mengenai harga tabung reaksi kimia tentunya tergantung dari ukuran, volume, bahan / material serta merk tabung reaksi yang kita butuhkan. Tentunya tabung reaksi dengan bahan borosilicate relatif lebih mahal dibandingkan dengan tabung reaksi yang terbuat dari kaca biasa.

Berikut ini adalah kisaran harga tabung reaksi tersebut yang kami ambil dari beberapa situs belanja ternama di indonesia.

harga tabung reaksi kimia

Cara Menggunakan Tabung Reaksi

Cara penggunaan tabung reaksi pada saat proses pemanasan menggunakan pembakar Spiritus :

  1. Buka tutup pembakar Spiritus lalu menyalakan api pada sumbu pembakar
  2. Jepit tabung reaksi yang berisi sampel yang akan dipanaskan dengan menggunakan penjepit tabung reaksi.
  3. Pemanasan dilakukan pada 1/3 bagian bawah tabung
  4. Goyangkan tabung reaksi agar pemanasan merata
  5. Mulut tabung harus diarahkan ke tempat yang aman, jangan ke arah muka sendiri atau orang lain.
  6. Jika proses pemanasan telah selesai maka Letakkan tabung reaksi tersebut ke rak tabung reaksi
  7. Matikan api yang masih menyala pada pembakar Spiritus dengan cara menutupnya menggunakan tutup sumbu pembakar spirtus.

Cara Penggunaan Tabung Reaksi Untuk Analisa :

  1. Ambil larutan yang akan direaksikan pada tabung reaksi dengan menggunakan pipet tetes
  2. Pegang tabung reaksi pada bagian lehernya dan miringkan lebih kurang 60°
  3. Isi dengan larutan yang akan direaksikan
  4. Goyangkanlah tabung reaksi tersebut untuk mereaksikan larutan
  5. Jika sudah, letakkan tabung reaksi tersebut ke dalam rak tabung reaksi.

Cara Membuat Sumbat Kapas Tabung Reaksi

Meskipun tutup tabung reaksi ini juga dijual sesuai dengan masing-masing ukuran tabungnya, namun ada kalanya pada saat analisa kita perlu membuat sumbat kapas tabung reaksi ini. Bahan-bahan yang diperlukan dalam membuat sumbat ini antara lain : kapas, kasa hidrofil (disarankan menggunakan yang steril dan yang sudah potongan ukuran 16 x 16 cm).

kasa hidrofil untuk sumbat tabung reaksi

Berikut ini adalah tahapan yang bisa kita lakukan dalam membuat sumbat kapas tersebut :

  1. Potong menjadi 4 bagian kasa hidrofil tersebut
  2. Gulung kapas sesuai dengan ukuran tabung reaksi
  3. Balut kapas tersebut dengan menggunakan kasa hidrofil dengan arah diagonal sampai bagain tengah
  4. Kemudian kita lipat bagian ujung kanan dan kirinya ke bagian tengah kita masukkan ke lipatan tadi dan rapikan

Sterilisasi Tabung Reaksi

Sterilisasi pada umumnya diartikan sebagai proses pemanasan yang mana dilakukan untuk mematikan segala bentuk organisme. Suatu benda dikatakan steril jika dipandang dari sudut pandang mikrobiologi yang berarti benda tersebut sudah bebas dari mikroorganisme hidup yang tidak diinginkan.

Alat yang digunakan untuk mensterilisasi tabung reaksi yaitu oven dimana alat ini untuk mensterilisasi alat yang terbuat dari kaca dan kertas yang tahan terhadap suhu tinggi.

  1. Bungkus tabung reaksi tersebut dengan kertas terlebih dahulu untuk mencegah terjadinya keretakan dan kontaminasi pada saat alat dikeluarkan dari dalam oven. Tujuan dari pembungkusan yaitu agar tabung reaksi tidak terkontaminasi dengan bakteri luar dan tidak muda pecah selanjutnya
  2. Tabung reaksi yang sudah dibungkus dimasukkan ke dalam oven dengan temperatur 170° celcius sampai 180 derajat Celsius selama 1-2 jam

Rak Tabung Reaksi

rak tabung reaksi

Rak tabung reaksi adalah alat yang berguna sebagai tempat penyimpanan beberapa tabung reaksi secara bersamaan baik yang sedang digunakan atau tidak sedang digunakan. Bentuk dari rak tabung dapat dilihat pada gambar diatas. Bahan yang digunakan terkadang dari kayu, plastik, atau alumunium. Dengan adanya rak tabung reaksi ini tentunya dalam bekerja melakukan analisa juga lebih aman karena kita tidak takut tabung reaksi yang kita gunakan jatuh / miring sehingga sampel yang berada di dalam tabung tersebut tumpah ataupun tabung pecah.

Rak tabung reaksi tersedia dalam berbagai macam ukuran, jika puluhan tahun yang lalu kita hanya menemukan tabung reaksi dengan jumlah lubang 8 ; 10 ; atau 12 yang terbuat dari kayu, namun saat ini dari sisi jumlah lubang lebih bervariasi sehingga dapat digunakan untuk menyimpan tabung reaksi dalam jumlah banyak sekaligus.

Untuk harga rak tabung reaksi juga relatif murah, untuk yang berbahan dasar kayu dengan jumlah lubang 10, bisa kita dapatkan dengan harga cukup murah yaitu 16 ribu melalui salah satu situs belanja di indonesia.

Penjepit Tabung Reaksi

penjepit tabung reaksi

Sesuai dengan namanya, alat ini berfungsi untuk menjepit tabung reaksi ketika kita sedang melakukan analisa terutama pada saat memanaskan atau memindahkan sehingga sampel yang berada di dalam tabung tersebut aman / tidak tumpah dan tabung reaksinyapun tidak jatuh dan pecah. Penjepit tabung reaksi bisa kita temukan dari yang berbahan kayu yang masih banyak kita temukan di beberapa laboratorium pendidikan sampai dengan yang berbahan stainless.

Cara Menggunakan penjepit tabung reaksi yang terbuat dari kayu ini juga relatif mudah karena kita hanya cukup menekan bagian tengah penjepit sehingga bagian kepala penjepit terbuka, kemudian kita bisa meletakkan tabung reaksi ke dalam kepala penjepit tersebut dan melepaskan bagian penjepitnya.

Demikian artikel mengenai macam-macam ukuran tabung reaksi, cara penggunaan, sterilisasinya, serta asesoris yang sering digunakan ketika kita bekerja menggunakan tabung reaksi.

Semoga bermanfaat.

Fungsi Desikator Laboratorium dalam Analisa Kadar Air Sampel

fungsi desikator laboratoriumSelain botol timbang, keberadaan desikator merupakan desikator dalam suatu laboratorium sangatlah penting untuk melakukan analasi kadar air / kadar abu dari suatu sampel. Pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai pengertian dan fungsi desikator, jenis / modelnya, serta bagian-bagian dari desikator tersebut.

Pengertian dan Fungsi Desikator

Desikator adalah wadah yang terbuat dari bahan gelas yang kedap udara dan mengandung bahan desikan yang berguna untuk menghilangkan kadar air dari suatu bahan.

Beberapa Fungsi Desikator :

  • Menghilangkan kadar air pada suatu bahan
  • Menyimpan dan menjaga bahan kering yang rentan terhadap udara lembab
  • Membantu pendinginan benda yang jumlah telah dipanaskan
  • Digunakan dalam analisis penentuan kadar air

Jenis-Jenis Desikator

  • Desikator Non vakum yaitu desikator yang tidak memiliki stepcock pada bagian tutupnya
  • Desikator vakum yang dilengkapi dengan katup keran (stopcock) pada bagian tutupnya yang nantinya terhubung pada pompa vakum

Bagian-Bagian Desikator

bagian-bagian desikator

  • Tutup desikator
    Beberapa desikator ada yang dilengkapi dengan stopcock namun ada juga yang tidak.
  • Badan bagian atas yang dipisahkan oleh plate porselen berfungsi untuk meletakkan benda atau bahan yang ingin dikeringkan
  • Badan bagian bawah yang berfungsi sebagai tempat disiapkan untuk bahan pengering seperti kalsium klorida, asam sulfat, ataupun silica gel.

Cara Menggunakan Desikator

  1. Buka tutup desikator dengan cara menggesernya (bukan diangkat)
  2. Tempatkan alat atau bahan yang ingin dikeringkan diatas plate proselen.
  3. Oleskan vaselin pada bagian bibir tutup desikator agar lebih kedap udara.
  4. Tutup kembali desikator dengan cara menggesernya

Perawatan Desikator

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan dan perawatan desikator adalah sebagai berikut :

1. Buka tutup desikator dengan cara menggesernya, gunakan satu tangan untuk memegang bagian bawah desiktor tersebut (hindari mengangkat tutup untuk membuka desikator tersebut)

2. Pastikan dalam tutup desikator tersebut diberi vaselin secara merata.

3. Jika silika gel sudah mengalami perubahan warna dari aslinya (jenuh dengan air), keringkan dengan menggunakan oven pada suhu 105 derajat selama beberapa jam, atau ganti dengan silika gel yang baru jika perlu.

Contoh Produk Desikator

Salah satu produk desikator yang bisa kita jadikan adalah brand DURAN. Brand ini memberikan pilihan desikator dengan berbagai ukuran dari 100 mm ; 150 mm ; 200 mm ; 250 mm ; 300 mm. Salah satu contoh pilihan produknya :

Vacuum Desiccator Set, NOVUS Type (NS 24/29), with porcelain plate, DN 200. Bentuk dari desikator ini dapat dilihat di gambar desikator paling atas pada artikel ini. Desikator ini memenuhi standar standar ISO 13130:2011, terbuat dari bahan borosilicate glass 3.3. Untuk mempercepat proses pengeringan desikator ini dapat menggunakan vacuum yang dihubungkan pada bagian stopcock. Dan yang paling bisa menghemat biaya adalah bagian-bagian dari desikator ini seperti tutup desikator, plate, stopcocks dijual secara terpisah.

Apa Itu ISO 13130:2011?

ISO 13130:2011 Laboratory glassware — Desiccators merupakan standar yang berisi tentang persyaratan dan pengujian untuk desikator pada laboratorium secara umum dengan tujuan antara lain pengeringan material, dll. Versi terbaru dari dokumen ini adalah tahun 2017.

Apa Itu Bahan Borosilicate?

Bahan borosilicate merupakan salah satu bahan yang banyak digunakan dalam peralatan gelas laboratorium baik itu gelas ukur, erlenmeyer, labu ukur, dll karean bahan ini mempunyai sifat / karakter ketahanan terhadap perubahan temperature yang ekstrim serta resisten terhadap bahan kimia pada umumnya selain asam flourida. Bahan ini merupakan jenis kaca yang terbuat dari campuran silika dan boron trioksida.

Fungsi Silika Gel Dalam Desikator

Seperti kita ketahui, salah satu bagian penting dari desikator adalah silika gel yang berfungsi sebagai penyerap air, sehingga bahan ini haruslah ada dan kita pantau secara berkala untuk kita ganti atau kita keringkan ulang jika sudah jenuh mengandung banyak uap air (biasanya ditandai dengan berubahnya warna silika gel dari biru ke pink). Dalam kondisi tersebut maka silika gel tidak mampu lagi menyerap kelembaban.

Demikian artikel pendek mengenai fungsi desikator dan bagian-bagiannya.

Semoga bermanfaat.

Timbangan Analitik, Pocket, Precision, dan Bench Scale Merk KERN

Timbangan merupakan salah satu alat ukur yang secara luas digunakan di berbagai bidang mulai dari laboratorium, industri, pusat perdagangan, sampai dengan sekolah / universitas untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Kapasitas dari timbangan inipun juga bermacam-macam, ada yang hanya sampai 100 gram, bahkan ada juga yang sampai kapasitas ton. Resolusi dan akurasinya pun berbeda-beda antara merk satu dengan yang lainnya, tipe satu dengan yang lainnya. Aplikasinyapun bermacam-macam, ada yang hanya digunakan untuk penimbangan biasa, ada yang digunakan untuk counting part kecil sehingga kita tidak perlu menghitung lagi jumlah part yang kita timbang, sampai dengan check weigher dan jembatan timbang.

Nah kali ini kita akan sedikit mereview brand kern baik itu timbangan analitik, pocket, precision, bench scale, sampai ke timbangan kadar air yang mungkin bisa teman-teman jadikan referensi ketika ingin melakukan pembelian timbangan. Kenapa Kern, karena menurut kami dari sisi harga tidaklah begitu mahal namun dari sisi kualitas bisa dikatakan bagus, dan pada akhirnya tujuan cost saving atau penghematan biaya untuk perusahaan anda dapat kita penuhi. Bukankah itu yang ingin kita capai ?

Untuk produk-produk merk kern bisa teman-teman temukan langsung di websitenya : www.kern-sohn.com

Timbangan Analitik Kern ABS 220-4

Timbangan Analitik Kern ABS 220-4

Timbangan analitik secara sederhana kita mengenalnya dengan timbangan yang mempunyai chamber / penutup. Kapasitasnya biasanya berkisar dari 100 gram sampai dengan 300 gram dengan resolusi 0.0001 gram. Timbangan analitik ini banyak digunakan di laboratorium kimia dalam aktivitas penimbangan yang memerlukan ketelitian tinggi, contoh digunakan untuk preparasi sampel untuk analisa kadar vitamin C dengan menggunakan spektrophotometer, dll.

Salah satu tipe timbangan analitik Kern adalah ABS 220-4. Tipe ABS 220-4 ini mempunyai kapasitas 220 gram gram serta resolusi 0.1 mg. Reproducibility serta linearity untuk timbangan ini berturut turut adalah 0,1 mg dan ± 0,2 mg.

Seperti pada umumnya jenis timbangan digital saat ini, untuk unit / satuan pada Kern ABS 220-4 terdapat beberapa pilihan yaitu g, mg, gn, dwt, tl (Tw), tl (HK), ozt, tl (Singap, Malays), ct, mo, lb, oz, tl (Cn).

Berikut ini adalah fitur lengkap dari timbangan analitik kern ABS 220-4 :

  • Measuring range Max : 220 g
  • Readout d : 0,1 mg
  • Reproducibility : 0,1 mg
  • Linearity : ± 0,2 mg
  • Temperatur sensitivity °C : 2*10^-6
  • Min. piece weight at counting : 1 mg
  • Reference numbers of parts for parts count : 10, 20, 50, 100
  • Permissible ambient temperature : 5 °C – 40 °C
  • Permissible ambient humidity : 80 % rH
  • Protective working cover : 0
  • Available current supply : EURO, AUS, UK, US
  • Filter stages : 3
  • Display type : LCD
  • Display digit height : 13 mm
  • Leveling foot / bubble : yes
  • Weighing units : g, mg, gn, dwt, tl (Tw), tl (HK), ozt, tl (Singap, Malays), ct, mo, lb, oz, tl (Cn)
  • Freely programmable weighing units : 0
  • Internal adjusting weight : 0
  • Recommended adjusting weight : 200 g (E1)
  • Stand by Function : -1
  • Volume casing wxdxh mm : 225x315x330 mm
  • Casing material : metal
  • Draught guard material : glass
  • Volume packing wxdxh [mm] : 500x390x535
  • Gross weight kg : 9.0000
  • Net weight kg : 7.0000
  • Dimensions Weighing plate (Ø/WxD) : 8 cm

Timbangan Pocket kern tipe CM CM-C

kern tipe CM CM-C

Untuk tipe timbangan pocket merk kern tipe CM CM-C merupakan tipe yang mempunyai varian rentang ukur yang paling banyak. Ada 4 pilihan rentang ukur yang dapat kita pilih sesuai dengan aplikasi atau kebutuhan kita yaitu 60 ; 150 ; 320 ; dan 1000 gram dimana readability untuk timbangan ini berturut-turut adalah 0.01 ; 0.01 ; 0.1 ; 1 gram. Meskipun mempunyai dimensi yang relatif kecil yaitu 85 x 130 x 25 mm namun hasil penimbangan tetap dapat kita lihat dengan jelas karena LCD display mempunyai ukuran digit height 12 mm.

Keempat varian dari tipe timbangan ini mempunyai dimensi plate yang sama yaitu 70 x 80 mm dan bekerja dengan menggunakan 2 buah bateray A3 1.5 volt. Tak lupa untuk menghemat konsumsi dari pemakaian bateray tersebut, didalam timbangan ini terdapat fitur auto off. Berat keseluruhan dari timbangan Kern tipe CM CM-C ini adalah 180 gram. Untuk jenis timbangan pocket, tipe ini bisa teman-teman jadikan bahan pertimbangan.

Timbangan Precision Kern Tipe PCB

precision ballance kern pcb

Anda membutuhkan timbangan precision untuk membantu pekerjaan anda? Kern Tipe PCB merupakan salah satu tipe yang sangat kami rekomendasikan, karena timbangan ini mempunyai spesifikasi reproducibility dan linierity yang sangat bagus namun tetap dari sisi harga sangatlah terjangkau dan tidak menguras budget kita. Selain timbangan analitik yang telah disebutkan diatas, Tipe PCB ini juga merupakan salah satu yang paling diminati pembeli.

Kern Tipe PCB terdiri dari 12 model dimana setiap model mempunyai kapasitas, resolusi, readability, serta linearity yang berbeda. Untuk kapasitasnya sendiri adalah berkisar antara 100 gram sampai dengan 6000 gram sehingga timbangan ini banyak digunakan di area laboratorium. Fitur-fitur standar di laboratorium juga disematkan di dalam tipe ini antara lain adalah GLP / ISO record dimana data penimbangan dapat langsung tercetak di dalam printer lengkap dengan tanggal dan waktunya. selain fitur GLP tersebut, timbangan ini juga dapat kita gunakan sebagai timbangan counting dimana fitur ini juga banyak digunakan di dalam industri elektronik. Dan fitur yang terakhir adalah Recipe Function dimana dengan fitur ini kita dapat menimbang campuran bahan yang berbeda dalam satu resep.

Untuk tampilan dari timbangan precision ini ada 4 model yang berbeda dimana setiap model mempunyai dimensi diameter pan (weighing plate) yang berbeda-beda yaitu 81 mm dan 105 mm untuk pan yang berukuran bulat serta 130 x 130 mm dan 150 x 170 mm untuk pan yang berukuran persegi panjang.

Berikut ini adalah salah satu contoh spesifikasi dari timbangan precision kern model PCB 1000-2 :

  • Kapasitas : 1000 gram
  • Readability : 0.01 gram
  • Reproducibility : 0.01 gram
  • Linearity : 0.03 gram
  • Min Piece (Counting) : 0.02 gram / pcs
  • Net Weight : 1.4 kg
  • Optional Bateray operation, bateray 9 V Block not standard, Auto Off function to preserve the bateray, can be switched off.

Timbangan Bench Scale Kern Tipe WTB-N

Kern Tipe WTB-N

Tipe WTB-N dari kern ini sangatlah ideal digunakan di industri makanan atau food and baverage. Tersedia dalam 5 model yang dibedakan berdasarkan kapasitasnya yaitu berikut ini :

  • WTB 1K-4N -> Kapasitas 1.5 kg -> Readout 0.2 gr -> Linearity 0.4 gr
  • WTB 3K-4N -> Kapasitas 3.0 kg -> Readout 0.5 gr -> Linearity 1 gr
  • WTB 6K-3N -> Kapasitas 6.0 kg -> Readout 1.0 gr -> Linearity 2.0 gr
  • WTB 10K-3N -> Kapasitas 15.0 kg -> Readout 2.0 gr -> Linearity 4.0 gr
  • WTB 30K-3N -> Kapasitas 30.0 kg -> Readout 5.0 gr -> Linearity 10.0 gr

Dengan berbagai pilihan kapasitas tersebut diharapkan mampu mensupport semua aktivitas penimbangan teman-teman. Timbangan ini mempunyai backligh LCD display dengan digit height 25 mm dan dimensi weighing platenya adalah 260 x 200 mm dan dimensi keseluruhan adalah 286 x 316 x 126.5 mm sedangkan berat yang dimilikinya adalah 3.2 kg. Timbangan bench scale yang satu ini juga mempunyai IP rating IP 65 sehingga kita tidak perlu khawatir jika ingin menggunakannya diarea berdebu.

Berikut ini adalah beberapa fitur dari timbangan bench scale kern tipe WTB-N ini :

  • IP65: Protected against dust and water splashes (only when using rechargeable battery pack)
  • Suitable for the ever-increasing hygienic requirements in the food industry
  • Innovative weighing with tolerance range (Checkweighing): The colour of the display changes depending on the weight (too light/ok/too heavy) and is aid to help with portion division, dosing and grading
  • Second display on the rear of the balance
  • Carrying grips on the underside of the scale for easy transportation
  • High mobility thanks to its rechargeable batteries (optional) and low weight
  • Compact size, practical for small spaces

Untuk timbangan analitik, pocket, precision, dan timbangan bench scale yang disebutkan diatas jika difungsikan untuk kegiatan yang berpengaruh kepada konsumen maka harus dilakukan tera timbangan.

Timbangan Kadar Air Kern DLT

Kern DLT

Seperti tampilan gambar disamping, kita dapat melihat dengan jelas bahwa timbangan kadar air atau moisture ini merupakan tipe high end untuk merk kern. Fitur-fitur canggih disematkan di dalam alat ini seperti display touch screen serta innovative windows CE touch operating system.

Fitur-fitur canggih di dalam timbangan ini tidak mengurangi kemudahan dalam hal operasionalnya sehingga tetap nyaman digunakan oleh operator di lapangan. Display alat mempunyai dimensi 200 x 150 x 63 mm dengan contras yang sangat pas sehingga dalam hal pengamatan data hasil analisa juga tidak akan mengalami kendala apapun.

Timbangan ini mempunyai kapasitas 160 gram dengan readout 0.001 gram / 0.01 % dan reproducibility 0.001 gram untuk berat sampel 10 gram. Sedangkah display pada hasil akhir analisa dapat ditenjukkan sebagai moisture 0 – 100 % atau dry content 100 – 0 % atau ATRO 0 – 999 % bahkan dalam moisture content tapi dalam satuan gram. Seperti kebanyakan alat moisture content, untuk mode drying alat ini juga dapat diubah dari standar drying, drying in level, gentle drying, atau rapid drying sesuai dengan kebutuhan teman-teman. Sedangkan untuk switch off criterion kita dapat memilih seting waktu ataukan berdasarkan penurunan berat.

Berikut ini adalah spesifikasi dari timbangan moisture Kern Tipe DLT :

  1. Clear menu structure with plain text labels on the display. The menu and processes are self-explanatory. This reduces the training times, avoids operating errors and in this way, ensures more efficient functionality
  2. Innovative touchscreen: Touch-sensitive, backlit LCD touch tablet with very good contrast for easy operation and convenient reading
  3. High-performance Android® operating system

    High mobility thanks to tablet operation, data is available any time, any where

  4. Internal memory for automatic sequence of 300 drying programs (12 free characters for each memory) as well as a further 100 memories for drying processes which have been carried out, which can be recalled individually
  5. Lots of memory for your applications, so this tablet can become your personal control centre
  6. Practical net weighing assistance to a defined target value [g] with adjustable tolerance range 1 – 25 % of the target value
  7. Halogen quartz glass heater 400 W
  8. 10 sample plates included
  9. Wireless connection to a Bluetooth printer makes it possible to print weighing data and drying curves for archiving purposes
  10. Colour LCD Display, digit height mm, screen diagonal 7? (approx. 178 mm), all information at a glance:
    a. Drying process active
    b. Status information can also be displayed
    c. Current moisture content in %
    d. Current temperature
    e. Android®-specific navigation elements
    f. Drying rate
    g. Switch off mode
    h. Type of drying Standard
    i. Target temperature
    j. Display and print-out of moisture-%
    k. Graphic display of the drying curve shows the progress of the drying process in real time and can be used by the operator to check and evaluate the result

Demikian ulasan kami mengenai produk kern baik untuk timbangan analitik, pocket, bench scale, precision, maupun timbangan kadar air.

Semoga bermanfaat.

Fungsi dan Cara Kerja Water bath Laboratorium Kesehatan

Masih mengenai alat kesehatan, kali ini kita akan membahas tentang water bath mulai dari pengertian, prinsip operasi, sistem kontrol water bath, bagian-bagiannya, pengoperasian, perbaikan jika terjadi masalah, serta metode acuan yang digunakan ketika kita melakukan kalibrasi water bath.

Pengertian Water Bath

Water bath adalah peralatan laboratorium yang terbuat dari wadah berisi air panas yang digunakan untuk menginkubasi sampel dalam air pada suhu konstan selama periode waktu tertentu. Media yang digunakan pada water bath umumnya adalah air, namun kita juga dapat menemukan water bath yang menggunakan media minyak. Di pasaran kita dapat menemukan water bath dengan kapasitas mulai dari 2 s/d 30 liter.

Prinsip / cara kerja water bath adalah mengubah energi listrik menjadi energi panas yang selanjutnya energi panas tersebut disalurkan ke air pada bak, yang kemudian akan digunakan untuk memanaskan larutan utama / sampel. Setiap water bath sudah dipastikan terdapat sensor suhu yang digunakan untuk memonitor suhu pada air pada bak. Bak air inilah yang nantinya digunakan untuk memanaskan larutan yang sudah ditempatkan pada labu erlenmeyer.

Bagian-bagian water bath

Paling tidak ada 2 bagian utama dari water bath yaitu chamber dan panel operasional

Di dalam water bath tersebut tentunya terdapat elemen pemanas listrik yang berfungsi untuk merubah energi listrik menjadi panas. Ada 2 elemen listrik yaitu :

Heater internal

Elemen pemanas ini dipasang di dalam tabung tertutup dan terletak di bagian bawah wadah yang bersentuhan langsung dengan media pemanas.

Heater eksternal

Elemen pemanas ini terletak di bagian bawah tapi di luar tangki. Elemen pemanas ini dilindungi oleh bahan isolasi yang mencegah kehilangan panas. Tipe elemen pemanas ini mentransfer panas ke bagian bawah tangki melalui konduksi.

Jenis water bath tertentu memiliki asesoris tambahan seperti sistem agitasi /pengadukan / sirkulator. Berikut ini jenis-jenis water bath berdasarkan jangkauan alat suhu :

  • Suhu Rendah

Suhu ruangan s/d 60-100 °C

  • Suhu Tinggi

Suhu ruangan s/d 275 °C. Saat dibutuhkan suhu diatas 100 °C maka digunakan cairan lain yang memiliki titik didih lebih dari seperti minyak.

  • Terisolasi

Suhu ruangan hingga 100 °C dengan aksesoris atau sistem agitasi / pengadukan.

Sistem Kontrol Pada Shacking Water bath

shaking water bath thermo haake

Tentu berbeda merk / tipe bisa mempunyai sistem kontrol yang berbeda beda. berikut ini adalah contoh dari bagian-bagian dan sistem kontrol dari shacking water bath Thermo HAAKE SWB 25

kontrol panel water bath

display water bath

  1. Saklar Utama
  2. Pengatur Frekuensi Shacking
  3. Preset temperature dial
  4. Mailfunction Indicator Light
  5. Excess Temperature Dial
  6. Changing the Value
  7. Menu Selection Key
  8. Stop / Input Key (Enter)
  9. Guide Rod
  10. Rubber Connection
  11. Moveable Platform
  12. Rollers
  13. Drain Plug Nozzle
  14. Fuses
  15. Main Cable

Cara Menggunakan Water Bath

Sebelum menggunakan water bath tentunya kita harus memperhatikan terlebih dahulu hal-hal yang harus diperhatikan pada saat instalasi unit ini, antara lain :

  1. Pasang water bath dekat dengan stop kontak dan terhubung dengan sistem pembumian ground.
  2. Letakkan alat dengan sumber air untuk memudahkan memasok air serta wastafel untuk mengeringkan setelah penggunaan
  3. Pastikan tempat yang dipilih memiliki level dan kemampuan untuk menopang berat water bathdengan aman bila sudah penuh dengan cairan
  4. Pastikan tempat peletakan alat memiliki ruang yang cukup untuk meletakkan sampel dan aksesoris yang diperlukan saat pengoperasian water bath secara normal.
  5. Hindari menempatkan water bath di tempat dengan aliran udara yang kencang karena akan mempengaruhi kestabilan suhu, misalnya di depan AC atau jendela.
  6. Kondisi lingkungan water bath terinstall sesuai dengan DIN EN 61010 adalah maksimal dengan ketinggian 2000 meter diatas permukaan laut, dengan temperature antara 4 – 40 derajat celsius, dan kelembaban relatif maksimum 80 % RH.

Keamanan Water Bath

  1. Hindari penggunaan water bath dekat dengan bahan yang mudah terbakar.
  2. Selalu sambungkan peralatan ke sistem pembumian / ground untuk melindungi pengguna peralatan kebocoran arus listrik.
  3. Jangan memasukkan sampel yang bersifat korosif kedalam water bath.
  4. Gunakan alat pelindung diri untuk mencegah bahaya tersengat panas dari alat saat bekerja dengan menggunakan water bath.
  5. Saat bekerja dengan zat yang menghasilkan uap tempatkan water bath di bawah sungkup ventilasi.
  6. Ingatlah bahwa cairan diinkubasi dalam tangki water bath dapat menyebabkan luka bakar Jika tangan diletakkan secara tidak sengaja ke dalam itu.
  7. Perhatikan bahwa water bath dirancang untuk menggunakan cairan dalam tangki. Jika bagian dalam kering, maka suhu tangki bisa menjadi sangat tinggi.
  8. Hindari menggunakan water bath jika salah satu suhu kontrolnya tidak bekerja.

Pengoperasian water bath

  1. Sebelum menggunakan water bath pastikan kondisi alat dalam keadaan bersih dan aksesori yang diperlukan telah terpasang. Langkah yang dilakukan adalah :
  2. Isi water bath dengan cairan untuk menjaga suhu konstan (air atau minyak), biasanya pada tangki water bath terdapat tanda batas minimal dimana media tersebut harus diisis atau jika kita menggunakan water bath Thermo Haake SWB 25 berdasarkan manual book nya maka disarankan media tersebut berada antara 50 mm s/d 180 mm dengan media air sesuai dengan tempat sampel yang digunakan.
  3. Pasang instrument control yang dibutuhkan seperti thermometer dan sirkulator.
  4. Pastikan cairan / media yang digunakan bersih. Beberapa supplier merekomendasikan untuk menambahkan produk yang mencegah pembentukan jamur atau alga.
  5. Tekan saklar on / off ke posisi on untuk mengaktifkan alat
  6. Atur suhu pengoperasian menggunakan tombol pengaturan yang tersedia pada panel alat.
  7. Atur suhu cut off sebagai sistem pengaman yang akan memutus suplai listrik jika melebihi suhu yang dipilih.
  8. Hindari menggunakan water bath dengan zat-zat bersifat korosif
  9. Bersihkan bagian dalam tangki dengan deterjen lembut, jika ada indikasi korosi gunakan zat untuk membersihkan stainless steel, gosok perlahan dengan stainless spons atau sejenisnya. Hindari menggunakan sabut baja untuk melepas noda karat karena dapat meninggalkan partikel baja yang bisa mempercepat korosi.
  10. Hindari menekuk atau membentur pengatur suhu tabung kapiler yang umumnya terletak di bagian kangki.
  11. Bersihkan eksterior dan interior water bath dengan air bersih.

Perawatan dan Kalibrasi Water Bath

Untuk water bath dengan sistem pengaduk atau sistem sirkulator, lakukan pelumasan pada bagian penggerak / motor inspeksi berkala frekuensi triwulan periksa kesesuaian nilai suhu pengaturan dengan suhu.

jasa kalibrasi water bath

Trouble Shooting Masalah / Error Pada water bath.

Seperti kita ketahui, semakin lama umur alat tentunya kinerjanya juga semakin menurun, maka tak jarang pada saat operasionalnya kita menemui beberapa masalah / error yang terjadi pada unit tersebut. Namun sebelum melakukan perbaikan / service water bath tersebut ke supplier, berikut ini adalah hal-hal yang bisa kita lakukan untuk identifikasi awal.

Masalah 1 :

  • Tidak ada daya pada instrumen

Kemungkinan Penyebabnya :

  • Catu daya terputus >> Hal ini bisa diselesaikan dengan menghubungkan alat dengan catu daya listrik.
  • saklar rusak / sekring rusak >> Hal ini bisa diselesaikan dengan mengganti saklar / sekering, jenis kerusakan ini tergolong ringan dan mungkin bisa dilakukan perbaikan internal oleh departemen enginering di perusahaan anda.

Masalah 2 :

  • Water bath tidak memanas

Kemungkinan Penyebab :

  • Kontrol suhu belum diatur >> Hal ini bisa diselesaikan dengan mengatur suhu terlebih dahulu yang mungkin disebabkan karena analis lupa, sehingga bisa dibuatkan quik guide (panduan sederhana operasional water bath) yang diletakkan di dekat alat.
  • Elemen pemanasnya rusak >> Untuk mengatasi hal ini tentunya harus dilakukan penggantian elemen pemanasnya, disarankan menggunakan supplier perbaikan alat laboratorium, karena biasanya mereka lenbih mengetahui spesifikasi dari elemen yang mengalami kerusakan tersebut. Kerusakan pada elemen pemanas ini juga mengakibatkan respon peningkatan suhu yang lebih lambat dari biasanya (memanasnya lebih lambat)

Malasah 3 :

Suhu lebih tinggi dari yang diatur

Kemungkinan Penyebabnya :

Kontrol suhu rusak >> Hal ini bisa diselesaikan dengan mengubah kontrol suhu Jika diperlukan atau jika unit alat tersebut mempunyai fitur adjustment maka bisa dilakukan adustment, dan tentunya setelah kegiatan adjustment tersebut diperlukan kalibrasi water bath untuk memastikan bahwa adjustment tersebut sudah kita lakukan dengan benar.

Masalah 4 :

  • Sampel dihangatkan secara perlahan

Kemungkian penyebab :

Tangki kosong atau hanya berisi sedikit cairan >> Hal ini bisa diselesaikan dengan mengisi tangki dengan media (air atau yang lainnya) dengan volume yang disarankan.

Setelah melakukan perbaikan pada water bath (terutama yang berkaitan dengan elemen pemanasnya / kontroler) maka disarankan melakukan kalibrasi water bath untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara penunjukan nilai suhu pada display water bath tersebut dengan nilai yang ditunjukkan dengan standar. Jika teman-teman ingin melakukan kalibrasi water bath ini secara internal maka bisa juga menggunakan metode acuan AS 2853 : 1986 Australian Standard Enclosure Temperature Controlled – Performance Testing and Grading

Referensi :

www.youtube.com/watch?v=x6bynstLeEw

Uji Organoleptik Sebagai Salah Satu Parameter Kualitas Bahan Pangan

uji organoleptik / sensori

Dalam kehidupan sehari-hari sifat organoleptik / sensori suatu produk atau bahan pangan menjadi parameter penting apakah seseorang akan membeli produk tersebut atau tidak yang tentunya tidak mengabaikan komponen mutu yang lainnya, meskipun parameter organoleptik ini bersifat tidak dapat terlihat secara langsung kecuali yang berkaitan dengan penampakan satu produk atau satu bahan.

Kalau kita melihat suatu produk pangan atau bahan pangan, komponen mutu tentu ada banyak sekali, baik itu sifat kuantitatif / sifat kualitatif (Salah satu sifat kualitatif yang penting selain ada nilai gizi, adanya cemaran / tidak, higienisnya produk pangan, umur simpan, dll) yang menjadi pertimbangan apakah produk tersebut dikategorikan sebagai produk berkualitas atau tidak, yang tentunya menjadi penentu penting apakah produk ini akan dipilih oleh konsumen.

Jika kita sebagai konsumen diberi suatu produk dan kita diberitahu jika nilai gizinya bagus, bermanfaat bagi kesehatan, dan penting untuk dikonsumsi, namun ketika sifat organoleptiknya tidak bagus (penampakannya jelek, rasanya tidak enak) tentu kita akan enggan untuk mengkonsumsi produk pangan tersebut. Sehingga sangatlah penting bagi kita sebagai pembuat produk khususnya di departemen R&D / Quality Control melakukan uji organoleptik terhadap bahan / produk pangan yang akan kita jual.

Sifat Organoleptik itu apa saja & Cara Melakukan Uji Organoleptik

Hal paling mendasar serta alasan perlu dilakukan uji organoleptik / sensori dalam industri pangan adalah sebagai berikut :

1. Untuk menilai kualitas pangan menggunakan indera manusia sebagaimana produk atau bahan pangan itu dikonsumsi.

Seperti sudah dijelaskan diatas, meskipun suatu produk pangan mempunyai nilai gizi tinggi, manfaat yang sangat bagus bagi kesehatan, tapi jika produk termasuk kategori produk makanan / minuman maka harus bisa dikonsumsi dan memberikan rasa yang enak dan memberikan kepuasan secara sensori.

2. Menentukan perbedaan karakteristik organoleptik / sensori pada berbagai produk yang sejenis

Jika suatu perusahaan khususnya di departemen research dan development (R&D) mengembangkan suatu produk yang baru atau mengembangkan produk lama dengan modifikasi, tentunya yang diinginkan salah satu parameternya adalah kualitas sensoris juga meningkat / paling tidak sama dengan produk sebelumnya dengan pengujian sensoris. Jadi dalam pengembangan tersebut kita bisa membedakan karakteristik sensorisnya jika terjadi perubahan bahan yang digunakan, komposisi jumlah bahannya, dll.

3. Menentukan tingkat penerimaan konsumen terhadap produk kita melalui

Apakah orang akan menyukai produk kita atau tidak bisa kita lakukan dengan uji sensoris.

Disadari atau tidak ketika kita memilih suatu produk / bahan pangan, sebenarnya kita sedang melakukan pengujian atau menilai sifat-sifat organoleptik / sensoris dari produk atau bahan tersebut.

Misalnya : kita sedang di toko buah dan ingin membeli buah pepaya, maka kita akan melakukan penilaian atribut apa saja yang terdapat pada sebuah pepaya yang matang, contohnya : warnanya yang orange, teksturnya yang tidak begitu keras, aromanya dll.

  • Setelah kita melihat produk atau bahan pangan tersebut tentunya kita bisa mengenali bahan / mengidentifikasi bahan tersebut.
  • Kemudian setelah itu kita bisa mengklasifikasi sifat-sifat yang dimiliki
  • Menguraikan karakteristik sifat-sifat organoleptik yang dimiliki bahan / produk tersebut tentunya setelah kita konsumsi
  • Dan yang terakhir mengevaluasi sifat inderawi

Seperti yang sudah disampaikan, kita bisa menilai mengenali karakteristik organoleptik / sensori itu melalui panca indera. Sesuai dengan namanya uji sensoris / uji organoleptik adalah pengujian karakteristik bahan pangan atau produk pangan menggunakan panca indera manusia.

  • Dari mata kita bisa mengenali tadi bentuk, ukuran, warna
  • Dari hidung bisa mencium aromanya baunya
  • Dari mulut kita itu bisa sebagai indera pengecap sekaligus bisa Indera peraba, kita bisa mendeteksi rasa asam, manis, pahit, pedas dan sebagainya. Kemudian kita juga bisa menilai teksturnya apakah halus atau kasar serta juga bisa mendeteksi suhu apakah itu panas atau dingin bahkan ketika bahan pangan tersebu kita kunyah pun rongga mulut kita memberi nilai menilai apakah produk atau bahan pangan yang sedang kita makan ini memberikan sensasi tertentu yang menyenangkan / yang enak, dan setelah bahan / produk makanan terebut kita telanpun rongga mulut masih masih bisa mendeteksi apakah masih ada rasa yang tertinggal dari mengkonsumsi bahan tersebut, misalnya : kita habis makan emping setelah kita telan masih meninggalkan rasa pahit, dll. Hal tersebut sering kita sebut dengan istilah after taste.

Diawali dari penglihatan tadi kita mulai bisa mengenali kenampakan suatu bahan pangan dimana hal ini merupakan sifat pertama yang bisa kita kenali dari satu produk atau bahan-bahan karena tertangkap oleh indera penglihatan termasuk kemasan dan label, ketika kita mendapati kemasan / label yang menarik membuat kita semakin tertarik untuk membeli produk tersebut.

Melalui penglihatan kita juga bisa menangkap Warna dimana parameter ini juga sangat menentukan ketertarikan konsumen untuk membeli. Warna merupakan sifat bahan yang berasal dari penyebaran spektrum sinar sedangkan kilap merupakan sifat bahan yang dipengaruhi oleh sinar pantul yang berkaitan dengan sifat permukaan bahan.

Warna

3 Dimensi Warna :

  • Hue

Hue ini adalah Jenis warna misalnya : merah, kuning, hijau yang dibedakan oleh panjang gelombang cahaya

  • Value

Value adalah gelap terangnya warna

  • Chroma

Chroma adalah tingkat kemurniannya warna, misalnya : biru kehijauan, kuning kecoklatan, dll

Jadi ketika kita membuat produk pangan yang merupakan campuran beberapa komponen yang kita formulasikan maka bisa memberikan berbagai jenis warna produk pangan yang sangat bervariasi yang ikut berperan di dalam menentukan kualitasnya atau daya tarik produk tersebut terhadap konsumen. Warna sangat penting yang menentukan keberterimaan satu produk pangan.

Bentuk dan ukuran

Bentuk dan ukuran ini dapat digunakan sebgai dasar pengelompokan mutu sehingga akan berpengaruh terhadap harga. Contoh : jika kita diberikan pilihan suatu produk yang sama dengan harga sama namun ukurannya berbeda, tentunya secara naluri kita akan memilih yang berukuran besar karena perhitungan ekonominya lebih menguntungkan.

Kriteria ukuran : berat, volume, dimensi panjang, lebar, diameter

Kriteria Bentuk : Bulat, oval, simetris. lengkung, dll. Bentuk yang kotak dibandingkan yang oval tentu daya tarik Konsumen juga berbeda.

Sifat Aliran / Viskositas

Sifat aliran bahan yang dimiliki produk cair yang berkaitan dengan konsentrasi (kekentalan), pengaruh suhu, komposisi bahan dasar, dll. Produk tersebut jika kita minum memberikan efek nyaman tidak ketika ditelan mengingat bahannya kental, dll. Viskositas ini dinilai pada saat bahan berada di dalam mulut terutama sifat aliran ketika ditelan.

Sifat perabaan

Sifat perabaan ini berkaitan dengan struktur dari bahan pangan berkaitan dengan sifat komponen penyusun bahan dan suka tekstur dan konsistensinya. Kepekaan yang tinggi indera peraba terdapat pada :

  • Rongga mulut
  • Bibir
  • Telapak Tangan

Mengenal Sifat Organoleptik / perabaan :

  • Struktur >> Sifat komponen penyusun bahan
  • Tekstur >> Sensasi tekanan ketika diraba, digigit, dikunyah, dan ditelan.
  • Konsentrasi >> Berhubungan dengan sifat karakteristik tebal, tipis, halus, berair, berminyak.

Sifat Pembauan

Seperti kita ketahui sifat ini dapat kita deteksi dengan menggunakan rongga hidung. Bau ini juga menjadi penentu mutu dari suatu produk atau bahan pangan. Contoh : kita akan sering memilih produk atau bahan pangan yang tentunya dari sisi bau enak serta menggugah selera.

Kriteria bahan bisa menimbulkan bau :

  • Dapat menguap
  • Sedikit larut dalam air
  • Sedikit larut dalam lemak.

Bau / Aroma menentukan tingkat penerimaan terhadap suatu produk. Bau juga dapat digunakan sebagai indikator kerusakan dari poduk tersebut.

Pengecap

Lidah merupakan indera perasa dimana di dalamnya terdapat sel-sel saraf yang sensitif terhadap manis pada area tertentu, asin, asam, pahit, dan gurih. Bahan pangan merupakan gabungan berbagai rasa. Sensasi rasa merupakan hasil intrasi persepsi semu indera (penglihatan, pembau, pendengaran, perabaan)

Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Rasa :

1. Konsentrasi
Semakin tinggi konsentrasi, semakin kuat sampai titik tetentu rasa enak akan menurun.

2. Suhu

  • Rasa manis
  • Rasa asin
  • Rasa Temperature

Demikian artikel pendek mengenai uji organoleptik bahan pangan, jika ada yang ingin ditambahkan silakan tulis melalui kolom komentar.

Mikropipet : Mengenal Fungsi, Jenis, Serta Ukurannya.

mikropipet adalah

Bagi teman-teman yang bekerja sebagai analis kimia / laboratorium fisika mungkin tidak semua bersinggungan dengan mikropipet, bahkan terkadang mereka bertanya apa yang dimaksud dengan mikropipet?

Mikropipet atau dikenal juga dengan istilah pipet mikro / pipet piston merupakan salah satu alat laboratorium yang banyak digunakan di laboratorium kesehatan / laboratorium biologi yang digunakan untuk mengambil larutan dalam jumlah yang kecil, biasanya kurang dari 1 ml hingga dalam satuan mikro. Seperti kita ketahui, memindahkan larutan dengan jumlah yang sedikit tentunya merupakan hal yang sulit dilakukan dan tidak bisa kita lakukan dengan alat laboratorium biasa seperti gelas ukur / pipet ukur / pipet volume, nah disinilah fungsi mikropipet tersebut.

Tingkat keakuratan dari mikropipet ini juga dapat kita ketahui dengan kemudahannya untuk dilakukan kalibrasi pada unit tersebut karena desain khusus yang sudah tersemat di dalamnya. Dan yang terpenting tentunya unit ini sangat mudah sekali cara penggunaannya dimana alat ini sudah memiliki tombol otomatis yang mampu menyedot cairan sesuai dengan ukuran yang sudah kita atur menurut kebutuhan, bahkan untuk saat ini sudah banyak kita jumpai mikro pipet dengan menggunakan display digital yang membuat kita mengetahui volume larutan yang diambil.

Jenis-Jenis Mikropipet

Fixed Volume Pipet

Jenis pipet ini tidak dapat dirubah ukuran volume larutan yang ingin kita ambil dimana masing-masing pipet sudah memiliki ukuran khusus yang tetap sehingga volume yang terambil oleh pipet jenis ini juga selalu tetap. Jika metode analisa di laboratorium membutuhkan larutan / sampel yang diambil jumlahnya selalu sama, maka mikro pipet jenis ini bisa dijadikan pilihan.

Variabel Volume Pipet

Jenis pipet ini memiliki berbagai rentang ukuran volume yang bisa diatur sesuai dengan kebutuhan sehingga jenis miko pipet ini mempunyai kelebihan yaitu kita tidak memerlukan pipet dalam jumlah banyak ketika melakukan proses pengambilan larutan, jadi kita cukup mempunyai satu unit variable pipet yang bisa digunakan untuk mengambil cairan dengan berbagai ukuran volume, bahkan mencapai ukuran mikro sekalipun. Namun selain kelebihan tersebut, mikro pipet jenis ini mempunyai kekurangan dimana tingkat error yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis fixed pipet.

Macam-Macam Ukuran Mikropipet

Mikropipet P2

Biasa digunakan untuk mengambil cairan dari volume 0,1 s/d 2 mikrolit. Tipe holdernya kecil sesuai dengan ukuran mikro tipsnya. Skala maksimal yang tertera 200 yang artinya 2,00 mikrolit.

Mikropipet P10

Biasa digunakan untuk mengambil cairan dari volume 1 s/d 10 mikrolit. Skala maksimal yang tertera 100 artinya 10,0 mikrolit. Bagian tip holder mempunyai 2 adaptor yang bisa disesuaikan dengan mikrotip panjang atau pendek.

Mikropipet P100

Biasa digunakan untuk mengambil cairan dari volume 20 s/d 100 mikrolit. Skala maksimal yang tertera 100 artinya 100 mikrolit. Ukuran tipe holdernya lebih besar sedikit dari P10.

Mikropipet P1000

Biasa digunakan untuk mengambil cairan dari volume 100 sampai dengan 1000 mikrolit atau satu minggu kalau maksimal yang terserah 100 artinya 1000 mikrolit. Ukuran tip holdernya lebih besar dari mikropipet yang sudah dijelaskan diatas.

Mikropipet P5000

Biasa digunakan untuk mengambil cairan dari volume 500 sampai dengan 5000 microlit. Skala maksimal yang tertera 500 artinya 5000 mikrolit. Bagian tip holder agak besar jadi harus ditambahkan filter.

Mikropipet P10 ml

Biasa digunakan untuk mengambil cairan dari volume 1 s/d 10 mili. Skala maksimal yang tertera 100 artinya 10,0 mili. Hampir sama dengan mikropipet P5000, mikropipet ini juga mempunyai tip holder yang besar sehingga perlu di tambahkan filteragar mencegah larutan masuk ke dalam mikropipet dimana filter tersebut sudah termasuk dalam pembelian mikropipet ukuran besar.

Mikrotip

mikrotip

Mikrotip ukuran paling kecil yang digunakan pada mikropipet P2dan P10 mikrotip ini biasa disebut tip putih / white tip dimana ujungnya sangat runcing.

  • Mikrotips untuk mikropipet P100
  • Biasa disebut tip kuning atau Yellow tip
  • Mikrotip untuk mikropipet P1000
  • Biasa disebut dengan tip biru atau blue tip
  • Mikrotip untuk mikropipet P5 ml.
  • sedangkan untuk ukuran mikropipet 10 mili, Ukuran mikrotipnya lebih panjang

Bagian – Bagian Mikropipet

Berikut ini adalah contoh dari mikropipet dengan ukuran 1000 mikrolit, dimana informasi ini dapat kita lihat di bagian box kemasan seperti pada gambar dibawah ini

bagian-bagian mikro pipet

Berikut ini adalah bagian-bagiannya :

1. Pluger Button

Berfungsi sebagai pompa untuk menarik cairan.

2. Injector Arm

Berfungsi untuk mendorong mikrotip agar terlepas dari mikropipet

3. Penunjuk Skala

COntoh skala 100 yang berarti 1000 mikrolit

4. Thumbwhell / Volumen Adjsutment Knob

Berfungsi untuk mengatur cairan yang akan distransfer, misalnya kita mau mengambil cairan sebanyak 750 mikrolit, maka skala kita atur sehingga menunjukkan skala yang kita harapkan, misalnya : 075, kemudian kita pasang mikrotip (perhatikan juga cara memegang mikropipet seperti pada gambar dibawah) dengan cara memasukkan mikropipet ke dalam mikrotip yang kemudian kita hentakkan di dalam rak mikrotip, jika dirasa belum kencang kita bisa menekan lagi bagian mikrotip nya namun perlu diperhatikan untuk tidak menyentuh bagian ujungnya.

Langkah-Langkah Penggunaan Mikropipet

cara menggunakan mikropipet

  • Tekan Pluger Botton
  • Masukkan mikrotip yang sudah terpasang di dalam mikropipet ke dalam cairan yang akan diambil (pastikan posisi mikrotip minimal setengahnya di dalam cairan).
  • Lepas plugger Button
  • Masukkan mikrotip ke dalam wadah, kemudian tekan pluger button untuk mengeluarkan cairan
  • Bersihkan alat setelah digunakan.

Kalibrasi Mikro Pipet

kalibrasi mikro pipet

Jika kita berbicara mengenai kalibrasi mikro pipet tentunya tidak bisa dilepaskan dari standar ISO 8655-2:2002 Piston-operated volumetric apparatus — Part 2: Piston pipettes, dimana standar ini menjelaskan diantaranya MPE (Maximum Permiable Erro) dari mikropipet tersebut, tipe mikropipet, single channel dan multi channel piston pipet, dll.

Banyak teman-teman di industri sering bertanya, apakah kalibrasi mikro pipet ini perlu dilakukan, mengingat dari pabrikan sudah terseting fixed volume. Jika kita merujuk ke standar kualitas misalnya ISO 9001 tetunya unit ini wajib dikalibrasi untuk memastikan tingkat keakuratannya apakah masih dalam batas toleransi / MPE (Maximum Permiable Erro) yang ditetapkan. Unit alat mikropipet barupun disarankan untuk untuk dikalibrasi, karena terkadang hasil kalibrasi mikropipet ini bisa out of specs, sehingga customer bisa mengembalikan unit tersebut ke vendor / suplier tempat membeli unit tersebut untuk dilakukan adjustment sebelum kemudian dilakukan kalibrasi ulang.

Hasil penelitian “East Coast Pharma 1998 – 2003” menyatakan bahwa 35 % pipet yang dikalibrasi keluar dari toleransi, sehingga penting sekali dilakukan kalibrasi mikropipet ini.

Berapa Sebaiknya Interval Kalibrasi Mikropipet?

ORA – LAB 5.5 FDA Attachment B “Equipment Calibration of Verification Requirement” menyebutkan bahwa “volumetric delivery device, mechanical pipets and burets” direkomendasikan untuk dikalibrasi minimal setiap 6 bulan. Hal ini bisa kita maklumi karena mikropiet tersebut menggunakan piston yang mungkin bisa aus sehingga dari sisi interval kalibrasinyapun relatif cepat. Namun jika kita merujuk ke review oleh Ralph Bertermann dalam Application note “Pipet Quality Control : A Microliter of Prevention..” yang diterbitkan “American Biotechnology Laboratory” Juni 2004 merekomendasikan kalibrasi sesuai prosedur terdokumentasi diikuti check secara periodik untuk memastikan performa dari pipet yang digunakan. Atau dengan kata lain interval kalibrasi dikembalikan ke user karena mereka dianggap yang paling memahami terkait dengan frekuensi pemakain mikropipet tersebut serta toleransi yang diijinkan yang telah mereka tetapkan.

Referensi :

www.solutions.pipette.com/micropipette/

Anemometer : Alat Ukur Kecepatan Angin dan Rekomendasi Unitnya

proses terjadinya anginSebelum membahaz mengenai prinsip kerja anemometer beserta contoh unitnya, alangkah baiknya kita awali dengan memahami angin itu sendiri baik dari proses terbentuknya angin tersebut sampai ke jenis-jenis angin, karena seperti kita ketahui anemometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur kecepatan angin.

Pengertian angin adalah suatu udara yang bergerak dari daerah yang mempunyai tekanan tinggi ke daerah yang mempunyai tekanan rendah atau dari daerah yang bersuhu rendah ke daerah yang bersuhu tinggi. Angin tidak datang dengan sendirinya tanpa melalui suatu sebab tertentu, adanya angin melewati suatu proses atau siklus yang pada dasarnya terjadi karena adanya perbedaan tekanan udara dari suatu wilayah wilayah lain.

Perbedaan suhu udara dan tekanan udara ini juga berkaitan dengan panas matahari yang diterima pada daerah tersebut. Secara terstruktur proses terjadinya angin melibatkan tiga tahapan khusus.

Referensi :  www.youtube.com/watch?v=r8aD8FufAx0&t=312s

Proses Terbentuknya Angin

1. Terjadinya perbedaan penyinaran oleh panas matahari

Matahari yang memancarkan sinarnya tidak bisa menyinari dengan intensitas penyinaran yang sama antara satu tempat dengan tempat yang lainnya, tentunya ada perbedaan antar wilayah atau tempat terkait penerimaan sinar matahari. Perbedaan radiasi atau cahaya matahari inilah yang menjadi dasar terbentuknya angin.

2. Terjadi pengembangan udara atau pemuaian udara

Dalam proses terjadinya angin setelah terjadi perbedaan suhu dan tekanan selanjutnya terjadi pengembangan udara atau pemuaian udara. Hal ini terjadi karena adanya perbedaan tekanan atau suhu yang ada di suatu wilayah tersebut, Pada daerah yang mendapatkan sinar matahari yang lebih banyak, udara akan mengalami pengembangan atau pemuaian, sehingga mempunyai tekanan udara yang lebih rendah dibandingkan dengan daerah yang hanya mendapatkan sedikit sinar matahari. Karena terjadinya pemuaian udara atau pengembangan udara ini maka terjadi perbedaan tekanan udara diantara kedua daerah tersebut.

3. Terjadinya gerakan udara

Adanya perbedaan tekanan udara yang diakibatkan pemuaian udara ini akan memicu terjadinya pergerakan pada udara dimana udara yang berada di daerah dengan tekanan lebih tinggi akan bergerak menuju daerah yang mempunyai tekanan udara lebih rendah. Dan inilah akhir dari proses terjadinya angin dan terbentuklah angin.

Ketiga proses diatas terjadi secara berurutan tanpa ada satu yang terlewati.

Jenis-jenis angin

1. Angin musim (angin muson)

angin muson barat dan angin muson timur

Angin yang berhembus berdasarkan periodik yaitu minimal 3 bulan, diketahui pada setiap periodiknya memiliki pola yang berlawanan dan berganti arah pada setiap setengah tahunnya. Jenis angin muson ini juga terbagi dan dibedakan menjadi dua macam yaitu :

Angin muson barat

Angin yang berhembus dari Asia ke Australia dan membawa curah hujan sehingga membuat Indonesia menjadi musim penghujan. Angin ini bertiup pada periode bulan Oktober hingga April.

Angin muson timur

Angin yang bertiup dari Australia ke Asia dan tidak membawa curah hujan maka dampaknya akan membuat Indonesia terjadi musim kemarau. Angin ini bertiup pada periode bulan April hingga bulan Oktober.

2. Angin laut

angin laut

Angin ini bertiup dari daerah laut menuju ke daratan. Umumnya angin ini akan bertiup pada siang hari pada jam 09.00 s/d 16.00 WIB. Jenis angin ini banyak dimanfaatkan oleh para nelayan tradisional dalam melakukan perjalanan pulang setelah mencari ikan.

3. Angin jatuh (Angin fohn)

angin fohn

Angin ini merupakan jenis yang terjadi sesuai dengan adanya jenis hujan, misalnya hujan orografis. Angin ini akan bertiup dari suatu wilayah atau daerah tertentu dengan temperatur suhu yang berbeda. Angin ini dapat terjadi karena adanya gerakan massa udara yang naik ke pegunungan dengan tinggi lebih dari 200 meter yang kemudian naik pada satu sisi dan turun kembali di sisi lainnya. Karena uap air sudah terbuang saat terjadi hujan orografis maka angin fohn yang jatuh dari puncak gunung akan bertiup dengan memiliki sifat kering dan panas.

4. Angin darat

angiin darat

Angin darat merupakan angin yang bertiup dari daratan menuju lautan, biasanya terjadi ketika malam hari sekitar pukul 20.00 – 04.00 WIB. Angin ini sering dimanfaatkan oleh para nelayan tradisional yang akan berangkat menuju lautan guna mencari ikan.

5. Angin gunung

angin gunung

Angin ini bertiup dari puncak gunung ke arah lembah, umumnya terjadi dan bertiup ketika malam.

6. Angin tetap angin

angin pasat

Jenis angin ini memiliki arah hembusan tetap pada sepanjang tahunnya. angin tetap ini terbagi menjadi dua macam yaitu :

Angin pasat
Merupakan angin yang bertiup dari daerah subtropik menuju khatulistiwa atau Equator

Angin anti pasat

Angin yang mampu bertiup dari daerah khatulistiwa atau Equator menuju daerah subtropik

7. Angin Lembah

angin lembah

Angin ini merupakan kebalikan dari jenis angin gunung dimana bertiup dari Lembah menuju kepuncak Gunung dan biasanya terjadi ketika siang hari.

8. Angin dingin

Angin ini memiliki sifat dingin, jenis angin ini terbagi menjadi dua macam yaitu :

Angin mistral
merupakan angin yang bertiup dari Pantai Laut Tengah yaitu bagian selatan Perancis

Angin bora

Merupakan angin yang bertiup di daerah Balkan biasanya angin ini turun dari dataran tinggi Balkan menuju pantai Albania dan juga istria

Anemometer : Alat Ukur Kecepatan Angin

Alat Ukur Kecepatan angin sering kita sebut dengan anemometer. Alat ini banyak digunakan di badan meteorologi dan geofisika untuk mengukur kondisi cuaca di berbagai daerah. Informasi terhadap cuaca tersebut sangatlah penting seperti dalam bidang penerbangan, pelayaran, dll karena berhubungan dengan keselamatan penumpang. Selain di bidang terebut, anemometer juga banyak digunakan di industri farmasi bersamaan dengan balometer untuk kualifikasi kinerja HVAC dalam industri.

Satuan kecepatan angin adalah knots (skala beaufort), nilai knot inilah yang membedakan jenis angin yang terjadi saat itu. Apakah angin lemah, sedang, angin ribut, angin topan, dan lain sebagainya. Sedangkan untuk arah angin menggunakan satuan derajat (0 – 360). Dalam aplikasinya anemometer harus diletakkan pada posisi terbuka sehingga alat tersebut mampu berinteraksi dengan angin secara langsung.

Prinsip kerja anemometer sebagai alat ukur kecepatan angin ini sebenarnya sederhana yaitu pada saat alat tertiup oleh angin, maka mangkok atau baling-baling pada alat tersebut akan bergerak sesuai dengan arah angin. Kecepatan baling-baling atau mangkok tersebut tentu akan semakin cepat jika kecepatan angin semakin besar. Kecepatan angin tersebut dapat diketahui dari jumlah putaran baling-baling setiap detik.

Contoh Alat Anemometer

kalibrasi anemometer alat pengukuran kecepatan angin

Digi Sense Data Logging Anemometer 20250-22 merupakan salah satu alat ukur kecepatan angin yang dapat kita jadikan pilihan. Mempunyai rentang ukur sampai dengan 20 m/s (3937 ft/min) sehingga dapat kita gunakan untuk berbagai macam aplikasi. Seperti namanya yaitu data logging alat ini mampu merecord data pengukuran dengan memori s/d 32000 pembacaan dan dengan mudah dapat kita download ke PC untuk dilakukan analisis atau sekedar ingin melihat grafik tampilan dari pembacaan. Untuk melakukan perekaman data ada 2 mode yang dapat kita pilih yaitu manual atau automatic dengan interval pembacaan antara 2 detik s/d 24 jam.

Seting alarm juga dapat kita lakukan dengan menggunakan alat ini sehingga nanti jika pembacaan terlalu tinggi atau terlalu rendah maka akan anda lampu LED berwarna merah yang akan berkedip. Mengenai satuan, ada 5 unit yang dapat kita pilih sehingga kita tidak perlu direpotkan dengan melakukan konversi ke satuan yang kita inginkan. Unit tersebut adalah ft/min, m/s, mph, km/h, atau knots. Alat ini juga dapat dimounting sehingga semakin mendukung aplikasi pengukuran di tempat anda.

Berikut ini adalah spesifikasi dari data logging anemometer ini :

  • Feet per minute : Range (80 s/d 3937) ; Resolusi ( 1 ) ; Akurasi ; (3% + 40 ft/min)
  • Meter per second : Range (1.1 s/d 20.00) ; Resolusi ( 0.01 ) ; Akurasi ; (3% + 0.20 m/s)
  • Miles per hour : Range (0.9 s/d 44.8) ; Resolusi ( 0.1 ) ; Akurasi ; (3% + 0.4 mph)
  • Kilometer per hour : Range (0.8 s/d 72.0) ; Resolusi ( 0.1 ) ; Akurasi ; (3% + 1 km/h)
  • Knots : Range (0.8 s/d 38.8) ; Resolusi ( 0.1 ) ; Akurasi ; (3% + 0.4 knots)

Kalibrasi Anemometer Sebagai Alat Ukur Kecepatan Angin

Karena dampak dari pengukuran kecepatan angin ini sangatlah besar, maka setiap pengukurannya harus dijamin keakuratannya. Untuk itu alat anemometer ini harus dikalibrasi secara berkala misalnya 6 bulan / 1 tahun sekali untuk tetap mengetahui nilai penyimpangannya.

Untuk pelayanan kalibrasi anemometer bisa menghubungi kami disini.