Mengenal Ukuran Tabung Reaksi Kimia dan Cara Menggunakannya

tabung reaksiTabung reaksi merupakan salah satu peralatan yang sering kita temui di laboratorium kimia / mikrobiologi yang berfungsi sebagai alat uji kuantitatif yang berbahan dasar kaca atau plastik dan berfungsi untuk mencampur, menampung, dan memanaskan bahan-bahan kimia berbentuk cair ataupun padat, bahkan alat ini juga sering kita temui pada aktivitas validasi pembersihan mesin di industri farmasi setelah dilakukan sanitasi produksi.

Jika dibandingkan dengan peralatan gelas lainnya seperti gelas ukur dan labu ukur, tabung reaksi ini umumnya mempunyai bentuk dasar melengkung seperti huruf U, selain itu tabung reaksi ini juga tidak berfungsi sebagai alat pengukur. Bahan yang sering digunakan dalam tabung ini adalah bahan kaca / plastik, namum umumnya yang kita temui di laboratorium adalah yang berbahan borosilicate karena berbagai keunggulannya.

Nah di artikel kali ini kita akan membahas mengenai berbagai macam ukuran tabung reaksi, kisaran harga, cara menggunakan, sterilisasi, sampai dengan penjepti dan rak tabung reaksi yang umum digunakan di laboratorium.

Berbagai Macam Ukuran Tabung Reaksi

 

Seiring perkembangan zaman dimana peralatan laboratorium juga sudah canggih yang berdampak pada berkembang pesatnya metode analisa maka tentunya juga membutuhkan peralatan bantu yang semakin bervariasi sesuai kebutuhan. Untuk mendukung kebutuhan analisa di dalam laboratorium tersebut tabung reaksi ini bisa kita temui dalam berbagai ukuran, berikut ini adalah gambaran beberapa ukuran tabung reaksi untuk brand duran yang dapat kita temukan di pasaran.

ukuran tabung reaksi besar dan tabung reaksi kecil

Dapat dilihat ukuran tabung reaksi setiap modelnya berbeda dari diameternya yang tentunya volume yang dapat ditampung tabung reaksi tersebut juga berbeda-beda. Untuk brand duran sendiri tersedia tabung reaksi kecil dengan volume 15 – 18 ml dengan diameter tabung 16 mm, untuk tabung reaksi volume 20 ml dengan diameter tabung 20 mm, sampai dengan tabung reaksi besar dengan 27 – 35 ml dengan diameter tabung 25 mm. Teman-teman bisa pilih sesuai dengan kebutuhan analisa di laboratorium.

Umumnya pada bagian atas tabung reaksi ini ada semacam bentuk yang melebar melengkung untuk membantu pada saat analis menuang isi / sampel yang berada dalam tabung reaksi tersebut. Penting untuk diperhatikan diameter ukuran tabung reaksi ini, karena tentunya ukuran tutup tabung reaksi tersebut juga berbeda satu dengan yang lainnya jika kita ingin melakukan pembelian di kemudian hari karena memang beberapa tabung reaksi didesain supaya dapat dipasang penutup tersebut baik itu sumbat kaca atau tutup berulir.

Harga Tabung Reaksi Kimia di Pasaran

Berbicara mengenai harga tabung reaksi kimia tentunya tergantung dari ukuran, volume, bahan / material serta merk tabung reaksi yang kita butuhkan. Tentunya tabung reaksi dengan bahan borosilicate relatif lebih mahal dibandingkan dengan tabung reaksi yang terbuat dari kaca biasa.

Berikut ini adalah kisaran harga tabung reaksi tersebut yang kami ambil dari beberapa situs belanja ternama di indonesia.

harga tabung reaksi kimia

Cara Menggunakan Tabung Reaksi

Cara penggunaan tabung reaksi pada saat proses pemanasan menggunakan pembakar Spiritus :

  1. Buka tutup pembakar Spiritus lalu menyalakan api pada sumbu pembakar
  2. Jepit tabung reaksi yang berisi sampel yang akan dipanaskan dengan menggunakan penjepit tabung reaksi.
  3. Pemanasan dilakukan pada 1/3 bagian bawah tabung
  4. Goyangkan tabung reaksi agar pemanasan merata
  5. Mulut tabung harus diarahkan ke tempat yang aman, jangan ke arah muka sendiri atau orang lain.
  6. Jika proses pemanasan telah selesai maka Letakkan tabung reaksi tersebut ke rak tabung reaksi
  7. Matikan api yang masih menyala pada pembakar Spiritus dengan cara menutupnya menggunakan tutup sumbu pembakar spirtus.

Cara Penggunaan Tabung Reaksi Untuk Analisa :

  1. Ambil larutan yang akan direaksikan pada tabung reaksi dengan menggunakan pipet tetes
  2. Pegang tabung reaksi pada bagian lehernya dan miringkan lebih kurang 60°
  3. Isi dengan larutan yang akan direaksikan
  4. Goyangkanlah tabung reaksi tersebut untuk mereaksikan larutan
  5. Jika sudah, letakkan tabung reaksi tersebut ke dalam rak tabung reaksi.

Cara Membuat Sumbat Kapas Tabung Reaksi

Meskipun tutup tabung reaksi ini juga dijual sesuai dengan masing-masing ukuran tabungnya, namun ada kalanya pada saat analisa kita perlu membuat sumbat kapas tabung reaksi ini. Bahan-bahan yang diperlukan dalam membuat sumbat ini antara lain : kapas, kasa hidrofil (disarankan menggunakan yang steril dan yang sudah potongan ukuran 16 x 16 cm).

kasa hidrofil untuk sumbat tabung reaksi

Berikut ini adalah tahapan yang bisa kita lakukan dalam membuat sumbat kapas tersebut :

  1. Potong menjadi 4 bagian kasa hidrofil tersebut
  2. Gulung kapas sesuai dengan ukuran tabung reaksi
  3. Balut kapas tersebut dengan menggunakan kasa hidrofil dengan arah diagonal sampai bagain tengah
  4. Kemudian kita lipat bagian ujung kanan dan kirinya ke bagian tengah kita masukkan ke lipatan tadi dan rapikan

Sterilisasi Tabung Reaksi

Sterilisasi pada umumnya diartikan sebagai proses pemanasan yang mana dilakukan untuk mematikan segala bentuk organisme. Suatu benda dikatakan steril jika dipandang dari sudut pandang mikrobiologi yang berarti benda tersebut sudah bebas dari mikroorganisme hidup yang tidak diinginkan.

Alat yang digunakan untuk mensterilisasi tabung reaksi yaitu oven dimana alat ini untuk mensterilisasi alat yang terbuat dari kaca dan kertas yang tahan terhadap suhu tinggi.

  1. Bungkus tabung reaksi tersebut dengan kertas terlebih dahulu untuk mencegah terjadinya keretakan dan kontaminasi pada saat alat dikeluarkan dari dalam oven. Tujuan dari pembungkusan yaitu agar tabung reaksi tidak terkontaminasi dengan bakteri luar dan tidak muda pecah selanjutnya
  2. Tabung reaksi yang sudah dibungkus dimasukkan ke dalam oven dengan temperatur 170° celcius sampai 180 derajat Celsius selama 1-2 jam

Rak Tabung Reaksi

rak tabung reaksi

Rak tabung reaksi adalah alat yang berguna sebagai tempat penyimpanan beberapa tabung reaksi secara bersamaan baik yang sedang digunakan atau tidak sedang digunakan. Bentuk dari rak tabung dapat dilihat pada gambar diatas. Bahan yang digunakan terkadang dari kayu, plastik, atau alumunium. Dengan adanya rak tabung reaksi ini tentunya dalam bekerja melakukan analisa juga lebih aman karena kita tidak takut tabung reaksi yang kita gunakan jatuh / miring sehingga sampel yang berada di dalam tabung tersebut tumpah ataupun tabung pecah.

Rak tabung reaksi tersedia dalam berbagai macam ukuran, jika puluhan tahun yang lalu kita hanya menemukan tabung reaksi dengan jumlah lubang 8 ; 10 ; atau 12 yang terbuat dari kayu, namun saat ini dari sisi jumlah lubang lebih bervariasi sehingga dapat digunakan untuk menyimpan tabung reaksi dalam jumlah banyak sekaligus.

Untuk harga rak tabung reaksi juga relatif murah, untuk yang berbahan dasar kayu dengan jumlah lubang 10, bisa kita dapatkan dengan harga cukup murah yaitu 16 ribu melalui salah satu situs belanja di indonesia.

Penjepit Tabung Reaksi

penjepit tabung reaksi

Sesuai dengan namanya, alat ini berfungsi untuk menjepit tabung reaksi ketika kita sedang melakukan analisa terutama pada saat memanaskan atau memindahkan sehingga sampel yang berada di dalam tabung tersebut aman / tidak tumpah dan tabung reaksinyapun tidak jatuh dan pecah. Penjepit tabung reaksi bisa kita temukan dari yang berbahan kayu yang masih banyak kita temukan di beberapa laboratorium pendidikan sampai dengan yang berbahan stainless.

Cara Menggunakan penjepit tabung reaksi yang terbuat dari kayu ini juga relatif mudah karena kita hanya cukup menekan bagian tengah penjepit sehingga bagian kepala penjepit terbuka, kemudian kita bisa meletakkan tabung reaksi ke dalam kepala penjepit tersebut dan melepaskan bagian penjepitnya.

Demikian artikel mengenai macam-macam ukuran tabung reaksi, cara penggunaan, sterilisasinya, serta asesoris yang sering digunakan ketika kita bekerja menggunakan tabung reaksi.

Semoga bermanfaat.

Fungsi Desikator Laboratorium dalam Analisa Kadar Air Sampel

fungsi desikator laboratoriumSelain botol timbang, keberadaan desikator merupakan desikator dalam suatu laboratorium sangatlah penting untuk melakukan analasi kadar air / kadar abu dari suatu sampel. Pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai pengertian dan fungsi desikator, jenis / modelnya, serta bagian-bagian dari desikator tersebut.

Pengertian dan Fungsi Desikator

Desikator adalah wadah yang terbuat dari bahan gelas yang kedap udara dan mengandung bahan desikan yang berguna untuk menghilangkan kadar air dari suatu bahan.

Beberapa Fungsi Desikator :

  • Menghilangkan kadar air pada suatu bahan
  • Menyimpan dan menjaga bahan kering yang rentan terhadap udara lembab
  • Membantu pendinginan benda yang jumlah telah dipanaskan
  • Digunakan dalam analisis penentuan kadar air

Jenis-Jenis Desikator

  • Desikator Non vakum yaitu desikator yang tidak memiliki stepcock pada bagian tutupnya
  • Desikator vakum yang dilengkapi dengan katup keran (stopcock) pada bagian tutupnya yang nantinya terhubung pada pompa vakum

Bagian-Bagian Desikator

bagian-bagian desikator

  • Tutup desikator
    Beberapa desikator ada yang dilengkapi dengan stopcock namun ada juga yang tidak.
  • Badan bagian atas yang dipisahkan oleh plate porselen berfungsi untuk meletakkan benda atau bahan yang ingin dikeringkan
  • Badan bagian bawah yang berfungsi sebagai tempat disiapkan untuk bahan pengering seperti kalsium klorida, asam sulfat, ataupun silica gel.

Cara Menggunakan Desikator

  1. Buka tutup desikator dengan cara menggesernya (bukan diangkat)
  2. Tempatkan alat atau bahan yang ingin dikeringkan diatas plate proselen.
  3. Oleskan vaselin pada bagian bibir tutup desikator agar lebih kedap udara.
  4. Tutup kembali desikator dengan cara menggesernya

Perawatan Desikator

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan dan perawatan desikator adalah sebagai berikut :

1. Buka tutup desikator dengan cara menggesernya, gunakan satu tangan untuk memegang bagian bawah desiktor tersebut (hindari mengangkat tutup untuk membuka desikator tersebut)

2. Pastikan dalam tutup desikator tersebut diberi vaselin secara merata.

3. Jika silika gel sudah mengalami perubahan warna dari aslinya (jenuh dengan air), keringkan dengan menggunakan oven pada suhu 105 derajat selama beberapa jam, atau ganti dengan silika gel yang baru jika perlu.

Contoh Produk Desikator

Salah satu produk desikator yang bisa kita jadikan adalah brand DURAN. Brand ini memberikan pilihan desikator dengan berbagai ukuran dari 100 mm ; 150 mm ; 200 mm ; 250 mm ; 300 mm. Salah satu contoh pilihan produknya :

Vacuum Desiccator Set, NOVUS Type (NS 24/29), with porcelain plate, DN 200. Bentuk dari desikator ini dapat dilihat di gambar desikator paling atas pada artikel ini. Desikator ini memenuhi standar standar ISO 13130:2011, terbuat dari bahan borosilicate glass 3.3. Untuk mempercepat proses pengeringan desikator ini dapat menggunakan vacuum yang dihubungkan pada bagian stopcock. Dan yang paling bisa menghemat biaya adalah bagian-bagian dari desikator ini seperti tutup desikator, plate, stopcocks dijual secara terpisah.

Apa Itu ISO 13130:2011?

ISO 13130:2011 Laboratory glassware — Desiccators merupakan standar yang berisi tentang persyaratan dan pengujian untuk desikator pada laboratorium secara umum dengan tujuan antara lain pengeringan material, dll. Versi terbaru dari dokumen ini adalah tahun 2017.

Apa Itu Bahan Borosilicate?

Bahan borosilicate merupakan salah satu bahan yang banyak digunakan dalam peralatan gelas laboratorium baik itu gelas ukur, erlenmeyer, labu ukur, dll karean bahan ini mempunyai sifat / karakter ketahanan terhadap perubahan temperature yang ekstrim serta resisten terhadap bahan kimia pada umumnya selain asam flourida. Bahan ini merupakan jenis kaca yang terbuat dari campuran silika dan boron trioksida.

Fungsi Silika Gel Dalam Desikator

Seperti kita ketahui, salah satu bagian penting dari desikator adalah silika gel yang berfungsi sebagai penyerap air, sehingga bahan ini haruslah ada dan kita pantau secara berkala untuk kita ganti atau kita keringkan ulang jika sudah jenuh mengandung banyak uap air (biasanya ditandai dengan berubahnya warna silika gel dari biru ke pink). Dalam kondisi tersebut maka silika gel tidak mampu lagi menyerap kelembaban.

Demikian artikel pendek mengenai fungsi desikator dan bagian-bagiannya.

Semoga bermanfaat.

Timbangan Analitik, Pocket, Precision, dan Bench Scale Merk KERN

Timbangan merupakan salah satu alat ukur yang secara luas digunakan di berbagai bidang mulai dari laboratorium, industri, pusat perdagangan, sampai dengan sekolah / universitas untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Kapasitas dari timbangan inipun juga bermacam-macam, ada yang hanya sampai 100 gram, bahkan ada juga yang sampai kapasitas ton. Resolusi dan akurasinya pun berbeda-beda antara merk satu dengan yang lainnya, tipe satu dengan yang lainnya. Aplikasinyapun bermacam-macam, ada yang hanya digunakan untuk penimbangan biasa, ada yang digunakan untuk counting part kecil sehingga kita tidak perlu menghitung lagi jumlah part yang kita timbang, sampai dengan check weigher dan jembatan timbang.

Nah kali ini kita akan sedikit mereview brand kern baik itu timbangan analitik, pocket, precision, bench scale, sampai ke timbangan kadar air yang mungkin bisa teman-teman jadikan referensi ketika ingin melakukan pembelian timbangan. Kenapa Kern, karena menurut kami dari sisi harga tidaklah begitu mahal namun dari sisi kualitas bisa dikatakan bagus, dan pada akhirnya tujuan cost saving atau penghematan biaya untuk perusahaan anda dapat kita penuhi. Bukankah itu yang ingin kita capai ?

Untuk produk-produk merk kern bisa teman-teman temukan langsung di websitenya : www.kern-sohn.com

Timbangan Analitik Kern ABS 220-4

Timbangan Analitik Kern ABS 220-4

Timbangan analitik secara sederhana kita mengenalnya dengan timbangan yang mempunyai chamber / penutup. Kapasitasnya biasanya berkisar dari 100 gram sampai dengan 300 gram dengan resolusi 0.0001 gram. Timbangan analitik ini banyak digunakan di laboratorium kimia dalam aktivitas penimbangan yang memerlukan ketelitian tinggi, contoh digunakan untuk preparasi sampel untuk analisa kadar vitamin C dengan menggunakan spektrophotometer, dll.

Salah satu tipe timbangan analitik Kern adalah ABS 220-4. Tipe ABS 220-4 ini mempunyai kapasitas 220 gram gram serta resolusi 0.1 mg. Reproducibility serta linearity untuk timbangan ini berturut turut adalah 0,1 mg dan ± 0,2 mg.

Seperti pada umumnya jenis timbangan digital saat ini, untuk unit / satuan pada Kern ABS 220-4 terdapat beberapa pilihan yaitu g, mg, gn, dwt, tl (Tw), tl (HK), ozt, tl (Singap, Malays), ct, mo, lb, oz, tl (Cn).

Berikut ini adalah fitur lengkap dari timbangan analitik kern ABS 220-4 :

  • Measuring range Max : 220 g
  • Readout d : 0,1 mg
  • Reproducibility : 0,1 mg
  • Linearity : ± 0,2 mg
  • Temperatur sensitivity °C : 2*10^-6
  • Min. piece weight at counting : 1 mg
  • Reference numbers of parts for parts count : 10, 20, 50, 100
  • Permissible ambient temperature : 5 °C – 40 °C
  • Permissible ambient humidity : 80 % rH
  • Protective working cover : 0
  • Available current supply : EURO, AUS, UK, US
  • Filter stages : 3
  • Display type : LCD
  • Display digit height : 13 mm
  • Leveling foot / bubble : yes
  • Weighing units : g, mg, gn, dwt, tl (Tw), tl (HK), ozt, tl (Singap, Malays), ct, mo, lb, oz, tl (Cn)
  • Freely programmable weighing units : 0
  • Internal adjusting weight : 0
  • Recommended adjusting weight : 200 g (E1)
  • Stand by Function : -1
  • Volume casing wxdxh mm : 225x315x330 mm
  • Casing material : metal
  • Draught guard material : glass
  • Volume packing wxdxh [mm] : 500x390x535
  • Gross weight kg : 9.0000
  • Net weight kg : 7.0000
  • Dimensions Weighing plate (Ø/WxD) : 8 cm

Timbangan Pocket kern tipe CM CM-C

kern tipe CM CM-C

Untuk tipe timbangan pocket merk kern tipe CM CM-C merupakan tipe yang mempunyai varian rentang ukur yang paling banyak. Ada 4 pilihan rentang ukur yang dapat kita pilih sesuai dengan aplikasi atau kebutuhan kita yaitu 60 ; 150 ; 320 ; dan 1000 gram dimana readability untuk timbangan ini berturut-turut adalah 0.01 ; 0.01 ; 0.1 ; 1 gram. Meskipun mempunyai dimensi yang relatif kecil yaitu 85 x 130 x 25 mm namun hasil penimbangan tetap dapat kita lihat dengan jelas karena LCD display mempunyai ukuran digit height 12 mm.

Keempat varian dari tipe timbangan ini mempunyai dimensi plate yang sama yaitu 70 x 80 mm dan bekerja dengan menggunakan 2 buah bateray A3 1.5 volt. Tak lupa untuk menghemat konsumsi dari pemakaian bateray tersebut, didalam timbangan ini terdapat fitur auto off. Berat keseluruhan dari timbangan Kern tipe CM CM-C ini adalah 180 gram. Untuk jenis timbangan pocket, tipe ini bisa teman-teman jadikan bahan pertimbangan.

Timbangan Precision Kern Tipe PCB

precision ballance kern pcb

Anda membutuhkan timbangan precision untuk membantu pekerjaan anda? Kern Tipe PCB merupakan salah satu tipe yang sangat kami rekomendasikan, karena timbangan ini mempunyai spesifikasi reproducibility dan linierity yang sangat bagus namun tetap dari sisi harga sangatlah terjangkau dan tidak menguras budget kita. Selain timbangan analitik yang telah disebutkan diatas, Tipe PCB ini juga merupakan salah satu yang paling diminati pembeli.

Kern Tipe PCB terdiri dari 12 model dimana setiap model mempunyai kapasitas, resolusi, readability, serta linearity yang berbeda. Untuk kapasitasnya sendiri adalah berkisar antara 100 gram sampai dengan 6000 gram sehingga timbangan ini banyak digunakan di area laboratorium. Fitur-fitur standar di laboratorium juga disematkan di dalam tipe ini antara lain adalah GLP / ISO record dimana data penimbangan dapat langsung tercetak di dalam printer lengkap dengan tanggal dan waktunya. selain fitur GLP tersebut, timbangan ini juga dapat kita gunakan sebagai timbangan counting dimana fitur ini juga banyak digunakan di dalam industri elektronik. Dan fitur yang terakhir adalah Recipe Function dimana dengan fitur ini kita dapat menimbang campuran bahan yang berbeda dalam satu resep.

Untuk tampilan dari timbangan precision ini ada 4 model yang berbeda dimana setiap model mempunyai dimensi diameter pan (weighing plate) yang berbeda-beda yaitu 81 mm dan 105 mm untuk pan yang berukuran bulat serta 130 x 130 mm dan 150 x 170 mm untuk pan yang berukuran persegi panjang.

Berikut ini adalah salah satu contoh spesifikasi dari timbangan precision kern model PCB 1000-2 :

  • Kapasitas : 1000 gram
  • Readability : 0.01 gram
  • Reproducibility : 0.01 gram
  • Linearity : 0.03 gram
  • Min Piece (Counting) : 0.02 gram / pcs
  • Net Weight : 1.4 kg
  • Optional Bateray operation, bateray 9 V Block not standard, Auto Off function to preserve the bateray, can be switched off.

Timbangan Bench Scale Kern Tipe WTB-N

Kern Tipe WTB-N

Tipe WTB-N dari kern ini sangatlah ideal digunakan di industri makanan atau food and baverage. Tersedia dalam 5 model yang dibedakan berdasarkan kapasitasnya yaitu berikut ini :

  • WTB 1K-4N -> Kapasitas 1.5 kg -> Readout 0.2 gr -> Linearity 0.4 gr
  • WTB 3K-4N -> Kapasitas 3.0 kg -> Readout 0.5 gr -> Linearity 1 gr
  • WTB 6K-3N -> Kapasitas 6.0 kg -> Readout 1.0 gr -> Linearity 2.0 gr
  • WTB 10K-3N -> Kapasitas 15.0 kg -> Readout 2.0 gr -> Linearity 4.0 gr
  • WTB 30K-3N -> Kapasitas 30.0 kg -> Readout 5.0 gr -> Linearity 10.0 gr

Dengan berbagai pilihan kapasitas tersebut diharapkan mampu mensupport semua aktivitas penimbangan teman-teman. Timbangan ini mempunyai backligh LCD display dengan digit height 25 mm dan dimensi weighing platenya adalah 260 x 200 mm dan dimensi keseluruhan adalah 286 x 316 x 126.5 mm sedangkan berat yang dimilikinya adalah 3.2 kg. Timbangan bench scale yang satu ini juga mempunyai IP rating IP 65 sehingga kita tidak perlu khawatir jika ingin menggunakannya diarea berdebu.

Berikut ini adalah beberapa fitur dari timbangan bench scale kern tipe WTB-N ini :

  • IP65: Protected against dust and water splashes (only when using rechargeable battery pack)
  • Suitable for the ever-increasing hygienic requirements in the food industry
  • Innovative weighing with tolerance range (Checkweighing): The colour of the display changes depending on the weight (too light/ok/too heavy) and is aid to help with portion division, dosing and grading
  • Second display on the rear of the balance
  • Carrying grips on the underside of the scale for easy transportation
  • High mobility thanks to its rechargeable batteries (optional) and low weight
  • Compact size, practical for small spaces

Untuk timbangan analitik, pocket, precision, dan timbangan bench scale yang disebutkan diatas jika difungsikan untuk kegiatan yang berpengaruh kepada konsumen maka harus dilakukan tera timbangan.

Timbangan Kadar Air Kern DLT

Kern DLT

Seperti tampilan gambar disamping, kita dapat melihat dengan jelas bahwa timbangan kadar air atau moisture ini merupakan tipe high end untuk merk kern. Fitur-fitur canggih disematkan di dalam alat ini seperti display touch screen serta innovative windows CE touch operating system.

Fitur-fitur canggih di dalam timbangan ini tidak mengurangi kemudahan dalam hal operasionalnya sehingga tetap nyaman digunakan oleh operator di lapangan. Display alat mempunyai dimensi 200 x 150 x 63 mm dengan contras yang sangat pas sehingga dalam hal pengamatan data hasil analisa juga tidak akan mengalami kendala apapun.

Timbangan ini mempunyai kapasitas 160 gram dengan readout 0.001 gram / 0.01 % dan reproducibility 0.001 gram untuk berat sampel 10 gram. Sedangkah display pada hasil akhir analisa dapat ditenjukkan sebagai moisture 0 – 100 % atau dry content 100 – 0 % atau ATRO 0 – 999 % bahkan dalam moisture content tapi dalam satuan gram. Seperti kebanyakan alat moisture content, untuk mode drying alat ini juga dapat diubah dari standar drying, drying in level, gentle drying, atau rapid drying sesuai dengan kebutuhan teman-teman. Sedangkan untuk switch off criterion kita dapat memilih seting waktu ataukan berdasarkan penurunan berat.

Berikut ini adalah spesifikasi dari timbangan moisture Kern Tipe DLT :

  1. Clear menu structure with plain text labels on the display. The menu and processes are self-explanatory. This reduces the training times, avoids operating errors and in this way, ensures more efficient functionality
  2. Innovative touchscreen: Touch-sensitive, backlit LCD touch tablet with very good contrast for easy operation and convenient reading
  3. High-performance Android® operating system

    High mobility thanks to tablet operation, data is available any time, any where

  4. Internal memory for automatic sequence of 300 drying programs (12 free characters for each memory) as well as a further 100 memories for drying processes which have been carried out, which can be recalled individually
  5. Lots of memory for your applications, so this tablet can become your personal control centre
  6. Practical net weighing assistance to a defined target value [g] with adjustable tolerance range 1 – 25 % of the target value
  7. Halogen quartz glass heater 400 W
  8. 10 sample plates included
  9. Wireless connection to a Bluetooth printer makes it possible to print weighing data and drying curves for archiving purposes
  10. Colour LCD Display, digit height mm, screen diagonal 7? (approx. 178 mm), all information at a glance:
    a. Drying process active
    b. Status information can also be displayed
    c. Current moisture content in %
    d. Current temperature
    e. Android®-specific navigation elements
    f. Drying rate
    g. Switch off mode
    h. Type of drying Standard
    i. Target temperature
    j. Display and print-out of moisture-%
    k. Graphic display of the drying curve shows the progress of the drying process in real time and can be used by the operator to check and evaluate the result

Demikian ulasan kami mengenai produk kern baik untuk timbangan analitik, pocket, bench scale, precision, maupun timbangan kadar air.

Semoga bermanfaat.

Viskometer, Alat Uji Kekentalan Sampel di Industri Pangan

Viskometer, Alat Uji Kekentalan Sampel di Industri Pangan

Pengertian viskositas (Kekentalan)

Merupakan suatu pernyataan tahanan dari suatu cairan untuk mengalir. Viskositas suatu fluida adalah sifat yang menunjukkan

besar dan kecilnya tahanan dalam fluida terhadap gesekan. Fluida yang mempunyai viskositas rendah, misalnya air mempunyai

tahanan dalam terhadap gesekan yang lebih kecil dibandingkan dengan fluida yang mempunyai viskositas yang lebih besar

Satuan yang digunakan untuk pengukuran ini adalah :

Poice atau Centi poice (cP)
Pascal second (Pa.s)
Milipascal second (mPa.s)

Dimana :
1000 mPa.s = 1 Pa.s
1 mPa.s = 1 cP

Satuan poice saat ini masih banyak dipakai secara luas terutama untuk cairan dengan viskositas rendah

1 Poice didefinisikan sebagai gaya yang dibutuhkan untuk memperoleh Kecepatan aliran sebesar satu cm/detik antara dua lapisan

cairan yang sejajar yang luasnya masing-masing 1 cm persegi yang dipisahkan oleh jarak 1 cm.

Uji Viskositas

Uji viskositas saat ini sangat diperlukan untuk penilaian standar mutu dari produk, beberapa aplikasi uji viskositas antara

lain dilakukan di industri penghasil produk minyak, susu, salep, sirup, madu, saos, glycerin dll.
Berikut ini adalah skala nilai viskositas beberapa produk dalam satuan centipoise :

Sumber : https://www.smooth-on.com/page/viscosity-scale/

uji viskositas beberapa bahan

Pengertian dan Jenis-Jenis Viskometer

Viskometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur viskositas suatu fluida. Ada beberapa jenis-jenis viskometer ditinjau

dari metodenya :

1. Metode kapiler

Prinsip yang digunakan adalah kita mengukur waktu yang dibutuhkan cairan untuk lewat antara dua tanda pada suatu tabung kapiler.

Alat yang digunakan adalah Viskometer Ostwald, gambar dibawah ini merupakan bagian-bagian dari viskometer ostwald.

2. Metode bola jatuh

Prinsipnya adalah mengukur waktu yang diperlukan oleh suatu bola gelas atau bola baja melewati suatu cairan dalam tabung.
Alat yang digunakan viskometer Hoppler dimana alat ini digunakan untuk menentukan viskositas cairan yang kental tetapi tembus cahaya agar dapat mengamati jatuhnya bola besi sampai ke dasar tabung.

Laju jatuhnya bola yang mempunyai density dan diameter tertentu merupakan kebalikan fungsi dari viskositas sampel tersebut. Sampel dan bola diletakkan di dalam tabung gelas bagian dalam dan dibiarkan mencapai kesetimbangan temperatur dengan air yang berada dalam jaket yang mengelilingi tabung tersebut. Tabung dan jacket air tersebut kemudian dibalik sehingga bola berada pada puncak tabung gelas, waktu yang dibutuhkan bola untuk jatuh di antara dua tanda diukur dengan teliti.

Metode ini biasanya digunakan untuk cairan dengan viskositas berkisar 0,5 s/d 200.000 poice. Berikut ini adalah tampilan gambar dari viskometer Hoppler.

Sumber gambar :https://www.vedantinstruments.com/product.php?id=23

viskometer Hoppler

3. Metode Rotasi

Metode ini digunakan untuk mengetahui sifat aliran / rheologi suatu cairan.

Alat yang digunakan adalah viskometer Cup and Bob
Dimana alat terdiri dari mangkuk (Cup) dan silinder (Bob) yang tercelup dalam cairan yang akan diukur. Berdasarkan mekanisme mangkuk dan silinder ini maka viskometer rotasi dibagi 2 macam :

a. Couette dimana mangkuk berputar dan silinder diam, contohnya adalah viskometer Macmichael

b. Searle dimana mangkuk diam dan silinder berputar contohnya adalah viscometer Brookfield

viskometer Macmichael

4. Viskometer Con and Plade

Viskometer ini terdiri dari kerucut yang bergerak dengan kecepatan yang dapat diatur dan lempeng yang merupakan tempat sampel. contohnya adalah viskometer ferranti-Shirley

Prosedur pengukurannya adalah sampel ditempatkan di pusat lempeng yang selanjutnya dinaikkan ke posisi dibawah kerucut. Kerucut digerakkan oleh motor dengan kecepatan yang bisa dirubah. Tegangan geser atau torsi yang dihasilkan kerucut dibaca pada skala penunjuk.

Rumus yang digunakan dalam metode ini adalah

viskometer ferranti-Shirley rumus

Dengan :

C = konstanta alat
T = pembacaan torsi
V = kecepatan kerucut dalam RPM

viskometer ferranti-Shirley

cara menggunaakn viskometer brook field

Bagian-bagian dari viskometer brookfield

viscometer Brookfield
  • Tombol power off untuk menghidupkan dan mematikan alat
  • Tuas pemutar untuk menaikkan atau menurunkan tubuh viskometer
  • Tuas select yang bisa diarahkan ke arah speed dan ke arah spindle untuk mengatur speed atau spindelnya
  • Tuas pemutar untuk mengatur angka kecepatan dan angka spindel
 

Silahkan hubungi PT. Alfa Omega Indolab untuk info harga Viscometer Brookfield

https://visco-meter.com/product/jual-viscometer-brookfield-murah/

Macam-Macam spindel

Spindel ini mempunyai beberapa ukuran, semakin besar ukuran cakramnya, nomor spindelnya semakin kecil. misalnya : Spindel Nomor 1 pasti mempunyai cakram yang lebih besar dibandingkan spindel nomor 2. Pemilihan spindel ini berdasarkan pada larutan yang akan kita uji, misalnya larutan yang kita uji bersifat kental maka kita pilih spindel dengan ukuran cakram yang lebih besar atau nomor spindel kecil contohnya : spindel nomer 2. Nomornya ini bisa kita lihat di bagian atas spindelnya.

macam macam spindel

Cara Pengoperasian Viscometer

1. Nyalakan tombol power sehingga display alat menyala

2. Pasang spindelnya, misalnya untuk spindel yang akan dipasang adalah nomer 2 karena sampel yang akan diuji relatif kental.

3. Atur kecepatan dan nomor spindelnya
Untuk mengatur kecepatannya arahkan tuas ke speed dan kita putar sampai kecepatan yang diinginkan, misalnya : kecepatan 100 RPM , kemudian atur spindelnya dengan cara arahkan tuas ke spindel kemudian kita putar ke spindel nomor 2 sesuai dengan nomor spindel yang digunakan.

4. Arahkan tuasnya ke tengah

5. Letakkan sampel di bawah spindel dengan cara memutar tuas yang ada di sebelah kanan alat, pastikan cakram berada di tengah sampel yang akan diuji.

6. Kemudian jika sudah siap semuanya tekan tombol motor ON. Waktu pengukurannya bisa selama 1 menit atau sampai nilai viskositasnya itu stabil.

7. Setelah satu menit kita matikan dan catat nilai viskositasnya, pastikan persentase berada pada range 10 /sd 100 %. Jika prosentase di bawah 10 % naikkan kecepatan RPM nya dan ganti single dengan ukuran cakram yang lebih besar atau spindel dengan nomor kecil, misalnya : nomor 1. Demikian sebaliknya jika persentase lebih dari 100 % atau diatas 100 % maka kurangi kecepatan RPM nya dan ganti spindel dengan ukuran cakram yang lebih kecil atau spindel dengan nomor besar, Misalnya : diganti ke nomor 3 atau 4

8. Ambil sampel dengan cara memutar tuas yang ada di sebelah kanan itu kearah atas sehingga tubuh viskometer naik

9. Ambil juga spindelnya dengan memutar kearah berlawanan jarum dan bersihkan spindelnya

10. Matikan tombol power yang ada di belakang viskometer

Kalibrasi Viscometer

Seperti halnya instrumen ukur lainnya, kalibrasi viscometer juga diperlukan untuk mengjamin tingkat keakuratan dari instrumen sehingga pada saat pengujian menghasilkan data yang valid dan dapat dipercaya. Kalibrasi viscometer ini dilakukan dengan menggunakan viscocity standard solution / larutan viscometer standar

Alat dan Bahan yang perlu disiapkan sebelum melakukan kalibrasi adalah :

  • Larutan viscometer standard
  • Thermohygrometer
  • Thermometer digital + Thermocouple
  • Viscometer

Tahapan kalibrasi Viscometer

  1. Catat identitas alat beserta dengan kondisi lingkungan (Temperature dan kelembaban ruangan) dengan menggunakan thermohigrometer
  2. Posisikan waterpass dari unit alat viscometer
  3. Masukkan thermocouple ke dalam larutan viscometer
  4. Pasang spindel, pada saat pemasangan spindel ini perlu diperhatikan untuk menghindari adanya gelembung udara yang ada pada spindel.
  5. Tepatkan batas spindel dengan larutan
  6. Atur spindel dan kecepatan pada unit alat viscometer
  7. Jalankan unit alat sehingga mulai proses pemutaran
  8. Catat temperature dari laruta viscometer
  9. Catat hasilnya

Dengan diperlukannya larutan standar viscometer tersebut tak jarang bebeberapa perusahaan lebih suka menggunakan jasa layanan kalibrasi dibandingkan dengan melakukan kalibrasi viscometer secara mandiri.

Sentra Kalibrasi Industri – Pusat Jasa Kalibrasi Alat Ukur

Copyright 2021

Climatic Chamber, Apa Fungsinya dalam Uji Stabilitas Obat?

Climatic Chamber, Apa Fungsinya dalam Uji Stabilitas Obat?

Sebelum membahas mengenai fungsi, bagian-bagian, serta kalibrasi climatic chamber ada baiknya jika kita mengenal terlebih dahulu mengenai uji stabilitas dipercepat dan uji stabilitas larutan, karena unit alat climatic chamber itu sendiri banyak digunakan di industri farmasi untuk melakukan uji-uji tersebut.

Stabilitas adalah kemampuan suatu produk untuk menjaga kualitasnya sama seperti saat pertama kali dibuat / diproduksi. Tujuan dari uji stabilitas adalah untuk membuktikan kualitas suatu produk terhadap variasi waktu dalam pengaruh suhu, tekanan, cahaya dan kelembaban. Contoh yang sering dijumpai dalam sebuah industri adalah stabilitas obat serta menentukan reaksi dan konstanta kecepatan reaksi sehingga usia guna (t90) dapat dihitung.

Faktor yang Mempengaruhi Stabilitas

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi stabilitas obat yaitu cahaya suhu dan kelembaban, kedua faktor tersebut sekaligus digunakan sebagai parameter yang mempengaruhi pengujian stabilitas obat

1. Cahaya

Dimana cahaya ini dapat mempengaruhi kondisi dari suatu bahan obat. Jika obat memiliki sensitifitas yang tinggi terhadap cahaya maka akan lebih mudah mengalami degradasi Sehingga komponen-komponen dalam obat tersebut akan rusak dan mutu obat juga akan menurun.

2. Suhu

Suhu berbanding terbalik dengan waktu penyimpanan, apabila suatu obat disimpan pada suhu tinggi maka waktu penyimpanannya akan lebih cepat karena pada kondisi tersebut obat mengalami reaksi kimia yang lebih cepat sehingga komponen-komponen yang ada pada obat akan lebih cepat rusak dan efek yang dihasilkan itu makin kecil.

3. Kelembaban udara

Semakin tinggi kelembaban udara maka produk obat tersebut lebih cepat rusak dan mutu dan kualitas obat pun menjadi tidak baik lagi dibanding sebelumnya.

Macam-Macam Stabilitas

1. Stabilitas kimia
2. Stabilitas Fisika
3. Stabilitas Mikrobiologi
4. Stabilitas Toksikologi

Macam-Macam Uji Stabilitas

1. Uji stabilitas dipercepat (Accelerated Test)
Uji ini dirancang untuk meningkatkan kecepatan penguraian kimia / fisika obet, yaitu dengan membuat suatu kondisi penyimpanan yang dilebihkan dengan tujuan untuk memantau reaksi penguraian dan memperkirakan masa edar pada kondisi normal.

Untuk melakukan uji stabilitas dipercepat ini obat disimpan pada kondisi ekstrim pada climatic chamber dengan kondisi penyimpanan : 40 derajat dan 75 % RH yang dilakukan selama 3 – 6 bulan.

2. Uji stabilitas jangka panjang (Long Term Test)

Uji ini dilakukan untuk menetapkan masa edar, membuktikan hasil proyeksi masa edar, dan untuk menentukan kondisi penyimpanan yang dianjurkan dimana obeat dipaparkan pada temperature 25 derajat dengan kelembaban 60 %RH. Uji ini dilakukan sampai dengan waktu kadaluwarsa dari produk bersangkutan seperti yang disebutkan di dalam kemasannya, dimana pengujian dilakukan setiap 3 bulan sekali pada tahun pertama dan setiap 6 bulan sekali pada tahun kedua.

3. Uji stabilitas On Going

Untuk memantai produk selama masa edar dan untuk menentukan bahwa setiap produk tetap / dapat diperkirakan akan tetap, memenuhi spesifikasinya selama dijaga dalam kondisi penyimpanan yang tertera pada kemasan. Saat produk sudah dipasarkan (on going) dilakukan uji jangka panjang dengan melihat pada bulan keberapa akan mengalami penurunan sampai waktu yang sebelumnya telah ditentukan.

4. Uji setelah digunakan (In Used Test)

In Used stability merupakan uji setelah rekontitusi dilakukan pada kondisi penyimpanan produk yang diinginkan dengan minimal 3 interval sampling selama waktu penyimpanan sampel yang akan dicantumkan pada kemasan / diperkirakan hingga produk habis dilakukan rutin sesuai dosis. Pengujian ini dilakukan pada suhu 40 derajat dengan kelembaban 75 % RH dan diukur pada 3 waktu yaitu hari ke 3-15 ; ke-30 ; dan hari ke-90.

Follow Up Uji Stabilitas

Kenapa diperlukan follow up? dan apa fungsinya? Follow up uji stability ini dilakukan pada finished good / produk yang mengalami perubahan pada kadar, disolusi, kemurnian, dan keseragaman kandungan selama proses produksi yang dikarenakan perubahan mesin, material, kemasan, dan sebagainya.

Climatic Chamber

Climatic cahmber merupakan suatu alat laboratorium yang biasa digunakan untuk pengujian stabilitas dari bahan aktif atau bahan tambahan. Alat climatic chamber ini dilengkapi dengan pengatur suhu, kelembaban, pengatur kecepatan udara, intensitas cahaya dan juga timer. Seperti halnya oven, ukuran volumen dari unit alat ini juga bervariasi, ada yang dari kapasitas 100 liter s/d 1000 liter lebih, tinggal kita sesuaikan kebutuhan kita jika ingin melakukan pembelian. 

Bagian interior alat ini biasanya terbuat dari stainless steel untuk menghindari karat karena seperti kita ketahui jika berhubungan dengan kelembaban udara tentunya tidak dapat dipisahkan dengan adanya uap air. Sebelum melakukan pembelian unit ini, maka sangat disarankan memperhatikan benar akurasi dari temperature dan humidity yang diinginkan sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Untuk model unit alat yang baru, sistem climatic chamber ini sudah langsung terhubung dengan tap water dan deionized water yang bersifat opsional tergantung tipe yang dibutuhkan.

Berikut ini adalah contoh gambar dari climatic chamber.

kalibrasi climatic chamber murah

Bagian-bagian Alat Climatic Chamber

Climatic Chamber ini dilengkapi dengan beberapa bagian yaitu :

1. Display / layar yang digunakan untuk menampilkan kondisi lingkungan yang ada di dalam climatic chamber tersebut seperti menampilkan suhu, kelembaban dan mengubah intensitas cahaya.

2. Tombol on-off ataupun power untuk menyalakan dan menghidupkan alat.

3. Chamber fan yang berfungsi sebagai alat pengatur aliran udara

4. Castor atau kontainer yang berfungsi sebagai tempat diletakkannya sampel yang akan diuji

5. Cooling Unit yang berfungsi untuk mengatur kelembaban dan suhu yang ada di ruangan climatic chmaber

6. Name Plate sebagai identitas dari alat ukur yang digunakan

7. Inner glass color

8. Door Handle

Kalibrasi Climatic Chamber

Kalibrasi climatic chamber dilakukan pada 2 parameter yaitu temperature dan humidity. Dalam prakteknya untuk pengecekan temperature climatic chamber dilakukan dengan menggunakan thermocouple beberapa pcs beserta dataloggernya. 

Hasil kalibrasi temperature climatic chamber tersebut memberikan kita gambaran mengenai variasi overal, variasi temperal, serta variasi spacial yang terukur di dalam ruangan climatic chamber tersebut. Dengan melihat data hasil kalibrasi tersebut, kita bisa menyimpulkan apakah unit alat climatic chamber tersebut masih masuk toleransi yang kita tetapkan.

Kerusakan Dalam Climatic Chamber

Penggunaan unit alat climatic chamber itu sendiri biasanya bersifat continue, dimana alat bekerja terus menerus tanpa pernah dimatikan, maka sebagai konseskuensinya seiiring dengan berjalannya waktu, terkadang ada beberapa kerusakan yang sering terjadi di dalam unit tersebut. Berikut ini adalah beberapa kerusakan yang terkadang ditemui di dalam unit climatic chamber.

1. Nebulizer yang berfungsi untuk menghasilak uap air / partikel-partikel uap air untuk menaikkan atau menurunkan kelembaban di dalam alat.

2. Fan dimana jika terjadi kerusakan makan variasi temperature dan suhu di bagian climatic tidaklah merata.

3. Controller, dimana unit ini digunakan untuk mengatur seting kelembaban dan temperature yang diinginkan.

Mengingat unit alat ini mempunyai harga yang relatif mahal, maka tak jarang yang lebih suka untuk memperbaikinya untuk menghemat anggaran perusahaan.

Sentra Kalibrasi Industri – Pusat Jasa Kalibrasi Alat Ukur

Copyright 2021

Conductivity Meter dan Larutan Standarnya

Conductivity Meter dan Larutan Standarnya

Pengertian Konduktivitas

Conductivity atau juga sering disebut dengan konduktivitas merupakan kemampuan dalam menghantarkan listrik oleh suatu benda. Dalam suatu larutan konduktivitas ini sering dihubungkan dengan kemampuan suatu larutan dalam menghantarkan listrik yang tentunya sangat bergantung pada banyaknya ion di dalam larutan tersebut.

Nilai / parameter konduktivitas ini sering dijadikan salah satu parameter dari kualitas air di dalam suatu industri terutama industri farmasi selain nilai pH, TOC dan lain sebagainya.

Alat ukur yang biasanya digunakan untuk mengukur nilai conductivity dalam suatu larutan disebut dengan conductivity meter. Saat ini dimana teknologi sudah serba canggih, conductivity meter biasanya sudah build in dengan alat ukur parameter lain seperti pH, TDS, dll.

Pengukuran dari conductivity / konduktivitas sangat dipengaruhi oleh nilai temperatur. Bahkan suatu larutan standar conductivity pun akan memberikan perbedaan nilai yang besar apabila terjadi perbedaan temperatur. Hal ini bisa anda buktikan sendiri dengan cara mengukur nilai standar tersebut pada suhu yang sudah tertera disertifikat standar, kemudian mengukur larutan yang sama pada temperatur yang berbeda.

Ada beberapa brand larutan standar yang memberikan nilai konversi perubahan nilai conductivitynya (sangat disarankan teman teman membeli larutan yang jenis ini untuk kegiatan kalibrasi conductivity) tetapi ada juga yang tidak memberikan nilai konversinya.

Dalam prakteknya di lapangan, laruatan yang diukur nilai konduktivitas nya sangatlah mudah sekali berubah, sehingga tak jarang pada saat ini banyak sekali perusahaan lebih suka memakai yang sistem inline (terutama banyak digunakan di industri farmasi) dimana konduktivitas diukur dengan conductivity meter yang langsung terangkai dalam sistem pipa bersangkutan. Namun tentu saja untuk instalasi sistem ini memerlukan biaya yang tidak murah. Harus benar-benar kita petakan di awal mengenai design kualifikasinya harus seperti apa.

Point penting yang juga diperhatikan terhadap alat ukur conductivity meter adalah lakukan verivikasi terhadap instrument dengan menggunakan standar solution paling tidak pada rentang dimana alat ini akan digunakan, karena hampir mirip seperti pH meter dimana komponen pengukurnya adalah probe / elektroda yang mempunyai sifat sangat sensitif. Standar conductivity dapat kita temukan di pasaran mulai dari 1 mikrosiemens sampai dengan 112 milisiemens. Semakin kecil larutan standar tersebut, biasanya mempunyai expired date (masa kadaluwarsa) yang semakin singkat, dan harganya juga relatif lebih mahal.

Untuk memperpanjang umur elektroda conductiity meter agak sedikit berbeda dengan elektroda pH meter, dimana penyimpanan elektroda conductivity meter lebih disarankan dalam keadaan kering, sedangkan untuk elekrode pH meter disarankan di rendam dalam larutan KCl.

Larutan Standar Conductivity

conductivity solution cole parmer

Untuk kebutuhan verifikasi / kalibrasi conductivity meter di laboratorium, terkadang kita membutuhkan larutan standar conductivity dengan nilai terkecil. Memang kebanyakan kita menemui suatu alat ukur conduktivity ini diukur pada minimal 84 mikrosiemen. Tetapi bagaimana jika ternyata pengukuran yang kita lakukan adalah berkisar dibawah 5 mikrosiemen? Hal ini banyak sekali terjadi di sistem purified water pada perusahaan farmasi.

Untuk mengatasi itulah maka kita harus menggunakan standar conductivity dengan nilai yang kecil berkisar antara 1 – 10 mikro siemen. Namun masalahnya tak banyak brand yang membuat / memproduksi conductivity solution dengan nilai tersebut karena sangatlah tidak stabil selain itu expired date / massa kadaluwarsanya sangat cepat. Salah satu brand yang dapat kita gunakan untuk hal tersebut diatas adalah cole parmer.

Standar conducitivity cole parmer memberikan banyak pilihan dari nilai konduktivitas dari 1 ; 5 ; 10 ; 100 ; 1000 ; 1413 ; 10000 ; 100000 ; 150000 ; 200000 mikrosiemen sehingga dapat mensupport segala aktivitas atau aplikasi pengukuran conductivity di laboratorium anda. Larutan standar conductivity solution cole parmer ini mempunyai volume 416 ounce atau sekitar 470 ml dengan masa waktu kadaluwarsa sekitar 1 tahun dikurangi lamanya shipment / pengiriman dari manufaturer sekitar 2 bulan. Dan yang terpenting dalam setiap larutan untuk standar ini menyertakan NIST traceable calibration report serta tabel koreksi suhu terhadap nilai conductivitynya sehingga memudahkan kita dalam melakukan konversi setiap melakukan verifikasi / kalibrasi conducitivity meter.

Prinsip Kalibrasi Conductivity Meter

Secara prinsip, kegiatan kalibrasi conductivity meter ini sangat mirip dengan prinsip kalibrasi pH meter, kita melakukan pembacaan standar conductivity meter, dan pada saat melakukan pembacaan tersebut ada proses adjustment untuk menyesuaikan hasil pembacaan dengan nilai standar sebenarnya yang sudah dikoreksi dengan pengaruh temperature.  Tahapan-tahapan dari kalibrasi conductivity meter ini hampir pasti terdapat di dalam manual book / buku panduan alat bersangkutan, Beda brand dan tipe tahapannya seringkali berbeda, namun secara prinsip tetap sama. Sehingga kita hanya tinggal mengikuti apa yang tertulis di manual book saja.

Sebagai informasi, agak sedikit berbeda dengan larutan standar pH, untuk larutan standar conductivity meter ini, terlebih dengan nilai yang kecil, lebih mudah berubah angkanya ketika kita lakukan pengukuran / kalibrasi.

Conductivity Meter Orion 3 Star

kalibrasi conductivity meter

Pengukuran conductivity sering sekali dilakukan pada suatu laboratorium. Conductivity itu sendiri adalah suatu gambaran numerik dari kemampuan air untuk menhantarkan listrik. Salah satu alat ukur yang dapat anda gunakan untuk aktivitas tersebut adalah Orion* 3-Star Plus Conductivity Portable Meter.

Alat tersebut mempunyai rentang ukur 0.000 to 3000m S/cm auto resolution with cell constant dependence dengan resolusi 4 significant digits down to 0.001µS/cm, dependent on cell constant. Cell Constant yang dimiliki alat ini adalah 0.001 to 199.9 cm-1 dengan compatible probe 2 Cell, 4 Cell, atau Planar. Berbicara ke menu kalibrasi alat ini mempunyai fitur DirectCal*/AUTO-CAL*: 1 to 5 points/1 to 3 points. Keunggulan lain yang dimiliki alat ini adalah desainnya yang ergonomic sehingga nyaman untuk digunakan.

Alat ini sebenarnya tidak hanya dapat digunakan untuk melakukan pengukuran conductivity meter saja namun juga support terhadap pengukuran parameter resistivity, salinity dan TDS.

Cara Menghitung Kolerasi Larutan Standar

Pada saat kalibrasi conductivity meter, terkadang temperature yang ditunjukkan unit alat tidaklah sama dengan nilai conducitivity yang tertera di COA larutan standar conductivity tersebut. Contohnya seperti pada gambar dibawah ini.

standar conductivity solution

Pada Gambar diatas, ditunjukkan nilai conductivity pada berbagai temperature untuk standar conducitivity 84 mikro siemens, misalnya pada temperature

20 derajat nilainya adalah 76 mikro siemens

22 derajat niai nilainya 79 mikro siemens

25 derajat nilainya 84 mikro siemens

Lalu bagaimana jika pada saat kalibrasi, nilai temperaturenya adalah 21.0 derajat?

Maka kita bisa menggunakan kolerasi untuk mencari nilai conductivity pada temperature tersebut. Nilai temperature 21 berada di tengah-tengah antara 20 dan 22, maka didapatkan nilai conductivitynya adalah 77.5 mikro siemen, demikian seterusnya.

Jika dibuat tabel dari temperature 20 sampai 25 didaptkan nilai conductivity sebagai berikut :

korelasi conductivity

Untuk temperature yang tidak ada di tabel diatas, maka teman-teman bisa menggunakan cara yang sama.

Sebagai catatan, terkadang untuk menghindari nilai conductivity yang tidak terdapat di dalam COA, maka dilakukan pengkondisian temperature sesuai dengan yang diinginkan dengan menggunakan waterbath.

Layanan Kalibrasi Conductivity Meter

Teman-teman di industri terkadang melakukan kalibrasi di 2 / 3 titik untuk unit alatnya, dan tentunya hal ini menyebabkan biaya pembelian standar menjadi lebih mahal, maka tak jarang mereka lebih suka untuk melakukan kalibrasi conductivity meter secara eksternal untuk menghindari hal tersebut. Untuk layanan jasa kalibrasi coductivity bisa dengan menghubungi kami melalui tombol dibawah ini.

Membutuhkan Jasa Kalibrasi Conductivity Meter? Silakan klik tombol dibawah.

Sentra Kalibrasi Industri – Pusat Jasa Kalibrasi Alat Ukur

Copyright 2021

Pengertian dan Kegunaan UPS

Kegunaan UPS

Dalam suatu laboratorium terkadang kita berhadapan dengan instrument yang memerlukan supply listrik yang stabil. Kebutuhan listrik tersebut juga harus tetap kita jaga agar terhindar dari hilangnya data hasil analisa. alat-alat laboratorium tersebut antara lain HPLC, Spektrofotometer UV Vis, dan lain sebagainya.

Untuk mensupport kinerja dari instrument tersebut diperlukan adanya UPS. UPS singkatan dari Uninteruptible Power Supply. Ini merupakan perangkat output catu daya yang tidak terpengaruh oleh kekurangan, kelebihan, dan putusnya aliran arus listrik yang digunakan saat mengoperasikan perangkat ini. Dengan kata lain, perangkat ini mampu bekerja tanpa dipengaruhi oleh interupsi.

Lalu, apakah kegunaan UPS?

Memberikan Energi Listrik Sementara

Saat ini banyak pengguna instrument kimia tersebut diatas yang menggunakan UPS untuk mengantisipasi saat mati listrik. Pasalnya, kegunaan UPS yang utama adalah untuk memberikan energi sementara saat listik dari PLN terputus.

Memberikan Kesempatan Backup Data

Ketika listrik putus, operator masih memiliki kesempatan untuk menghidupkan genset untuk pengganti listrik PLN. Atau, analis dapat membackup data hasil analisa mereka kemudian mematikan komputer sesuai dengan prosedur.

Mencegah Kerusakan Pada Komputer dan Instrument Kimia

Kegunaan UPS yang utama adalah untuk mengamankan sistem komputer dan instrument kimia tersebut. Jika tidak menggunakan UPS, pada saat listrik padam komputer juga akan ikut padam dengan program yang sedang berjalan. Hal ini sangat beresiko terhadap hardware maupun software komputer tersebut. Oleh sebab itu, kehadiran UPS dapat mencegah terjadinya kerusakan komputer dan instrument akibat listrik padam.

Stabilisasi Tegangan

Saat terjadi perubahan tegangan pada input, UPS mampu melakukan stabilisasi tegangan secara otomatis sehingga tegangan output yang digunakan komputer tetap stabil dan tidak menyebabkan komputer mati. Hal ini juga sangat penting pada beberapa analisa karena dapat menggangu dari analisa yang biasa dilakukan di laboratorium.

Demikian beberapa kegunaan UPS untuk komputer dan instrument kimia. Melihat kegunaannya yang cukup penting, maka UPS menjadi salah satu perangkat yang perlu ditambahkan pada komputer dan instrument untuk mengantisipasi saat listrik padam.

Furniture Laboratorium, Bagaimana Cara Memilihnya?

furniture laboratorium

Furniture laboratorium merupakan salah satu bagian terpenting dalam suatu laboratorium entah itu laboratorium analisa ataupun laboratorium yang ada di perusahaan. Pemilihan furniture ini terkadang bukan pekerjaan mudah bagi kita. Hal ini tentu terkait dengan fungsi serta desain sehingga mampu mendukung praktek kinerja laboratorium yang sesuai dengan standar yang telah ditentukan (Good Laboratory Practice).

Seperti kita ketahui, laboratorium merupakan tempat dimana suatu analisa harus dilakukan seakurat mungkin sehingga jangan sampai hal ini terganggu karena kita salah dalam memilih suatu furniture laboratorium.

Sebelum membeli furniture jenis ini tentunya kita harus memiliki perencanaan yang jelas tentang persyaratan, ukuran, desain / bentuk, dll. Desain ergonomis merupakan persyaratan yang harus kita pikirkan sehingga diharapkan mampu mendukung praktek kerja laboratorium yang baik meskipun persyaratan safety / keselamatan kerja di laboratorium juga harus menjadi pertimbangan dalam memilih suatu furniture ini. Beberapa persyaratan lain yang perlu kita pertimbangkan adalah tata letak dari furniture tersebut harus efisien, awet / tahan lama, tahan lama, tahan korosi, serta mudah dibersihkan. Furniture tersebut juga harus mampu bertahan terhadap papaaran kimia.

Di era sekarang ini dimana teknologi serba canggih, ada beberapa bahan material yang digunakan sebagai bahan furniture laboratorium yang tahan terhadap api. Hal ini tentu sangat berguna dan juga sudah banyak digunakan sebagai lemari penyimpan bahan kimia.Seperti kita ketahui, bahan kimia memiliki sifat yang berbeda beda, dan dalam penanganannyapun juga tidak sama. Bahan furniture yang tahan api tersebut biasanya digunakan untuk menyimpan bahan kimia yang mempunyai sifat tertentu misalnya mudah terbakar.

Jika furniture laboratorium anda ada yang menggunakan bahan stainless stell pastikan juga grade dari stainless stell sesuai dengan spesifikasi yang anda tentukan. Grade dari stainless stell ini mempunyai pengaruh terhadap daya tahan pada korosi.

Dari gambaran yang disebutkan diatas, tentunya banyak sekali pertimbangan yang harus kita lakukan sebelum membeli furniture laboratorium. Langkah termudah untuk menghindari kesalahan dalam membeli furniture ini adalah undang vendor yang bergerak di bidang penjualan furniture laboratorium ke perusahaan anda kemudian diskusikan mengenai keinginan anda serta tempat dimana furniture tersebut akan dipasang.

Buat teman-teman yang usahanya bergerak di bidang furniture laboratorium silakan tinggalkan komentar dibawah supaya jika ada yang membutuhkan bisa langsung menghubungi.

Macam-Macam Alat Sampling

Kegiatan sampling merupakan kegiatan yang mutlak dalam suatu industri. Karena pada akhirnya bahan yang disampling tersebut akan kita analisa / cek sehingga dapat disimpulkan apakah bahan tersebut layak untuk digunakan dalam proses selanjutnya. Atau dapat juga jika ternyata bahan yang kita sampling ternyata out of spesification maka tentunya kita harus cepat melakukan tindakan perbaikan untuk mengatasinya. Kali ini kita akan sedikit membahas tentang alat sampling tersebut khususnya yang digunakan di perusahaan makanan meskipun beberapan industri lainnya juga menggunakannya.

Aplikasi dalam industri makanan biasanya alat sampling digunakan untuk mengambil sampel dalam bentuk serbuk atau cair. Karena bersentuhan langsung dengan makanan maka sangat disarankan menggunakan bahan stainless stell tipe 316 yang bersifat food grade. Bentuk / desain dari alat sampling ini tergantung dari aplikasinya. Dan disarankan untuk konsultasi terlebih dahulu dengan supplier / penjual mengenai aplikasi tersebut. Melalui hasil diskusi tersebut kita dapat menentukan model yang ideal apakah bentuknya hanya semacam stick sampler dimana sampel diambil dan dikeluarkan melalui ujungnya ataukah semacam thief sampler yang lubangnya ada beberapa bagian (biasanya 3 lubang) dimana lubang tersebut masing masing mewakili sampling bagian bawah, tengah, dan atas. Volume / besarnya bahan yang akan kita sampling juga harus kita perhitungkan karena hal tersebut berpengaruh pada panjang dari lubang itu sendiri.

Sleeve Sampler

alat sampling murah

Penggunaan sleeve sampler ini cukup sederhana yaitu dengan cara memasukkan alat sampling tersebut kedalam bahan kemudian ditarik bagian ujungnya sehingga bahan masuk ke dalam sleeve sampler. Volume bahan hasil sampling dengan alat ini cenderung sedikit.

Berikut ini adalah contoh beberapa tipe dari sleeve sampling, silakan teman-teman sesuaikan dengan aplikasi di lapangan.

sleeve sampling

Thief / Powder Sampler

Thief Sampler
Alat ini dirancang untuk digunakan di dunia faramasi yang menerapkan sistem GMP, terdapat 3 lubang untuk mengambil sampel dimana volume dari bahan yang diambil dapat disesuaikan menurut kebutuhan dengan menambahkan accesories sampling pada setiap slotnya. Cara menggunakannyapun cukup mudah hanya memasukkan alat ini kedalam bahan dan memutar bagian pegangannya sehingga masuk ke dalam alat sampling dan memutarnya lagi untuk menutupnya. Alat sampling yang satu ini sangat membantu dalam ketika digunakan dalam validasi / verifikasi proses industri dimana diperlukan pengambilan sampel pada beberapa titik, misalnya bagian atas, tengah, dan bawah dari wadah.

Scoop Sampler

scoop sampler
Dilihat dari gambarnya tentu teman teman sudah dapat membayangkan kegunaannya. Alat sampling yang satu ini bisa dibilang paling sederhana dibandingkan kedua yang telah disebutkan diatas.

Contoh Produk Alat Sampling Multipro Sector Probe

multipro sector probe

Alat Sampling Multri Pro Sector Probe, SS & Alumunium, 20 ml Capacity, 22″ L sangat cocok digunakan untuk melakukan sampling powder, ataupun pellets dimana diperkirakan dalam suatu wadah sampel terjadi ketidakhomogenan antara sampel bagian bawah, tengah, maupun atas. Penggunaan dari alat sampling ini sangatlah sederhana yaitu kita cukup memutar Handle T-Shape untuk menutuh cells dan kemudian memasukkannya ke dalam wadah sampel. Ketika kedalaman dari alat sampling tersebut dirasa cukup, dan semua sektor dirasa sudah mewakili kondisi sampling maka putar handleT-Shape setengah untuk membukan cells sehingga sampel dapat masuk. Kemudian putar kembali handle ke posisi semula sehingga sampelpun dapat kita ambil untuk dilakukan analisa.

Cara Penggunaan Pipet Ukur, Pipet Volume, dan Pipet Tetes

Bekerja di laboratorium kimia tentunya kita tidak akan terlepas dari benda ini, pipet tetes, pipet ukur, dan pipet volume. Benda ini secara fungsi digunakan untuk mengambil suatu cairan / larutan tertentu.

Pipet tetes

Pipet tetes merupakan salah satu alat laboratorium kimia yang sangat kita butuhkan dalam suatu analisa. alat kecil ini berbentuk silindris dengan bagian ujung yang meruncing hampir mirip seperti sedotan ini berfungsi untuk memindahkan suatu larutan / cairan dengan skala yang kecil dan tidak membutuhkan ketelitian dari wadah satu ke wadah yang lainnya dengan cara meneteskannya. Dalam pembelian pipet tetes tentu harus disesuaikan dengan kebutuhan kita, karena pipet tetes ini tersedia berbagai ukuran volume.

Jenis Pipet Tetes Merk Cole Parmer

gambar pipet tetes

1. Transfer Pipette 7.5 mililiter No. Katalog EW-06226-63

Terbuat dari bahan LDPE (Low Density Polyethylene) dengan volume maksimal sekali transfer larutan adalah 7.5 mililiter. Dengan panjang pipet sekitar 15.5 centimeter serta graduasi 3 ml.

2. Transfer Pipette, 3.9 mililiter No. Katalog EW-06226-41

Volume maksimal tranfer adalah 3.9 ml dengan panjang 14 cm dan increments 0.25 mililiter. Pipet tetes ini banyak digunakan dalam kegiatan penelitian di laboratorium. Bahannya juga sama seperti nomor 1 yaitu dari LDPE.

3. Transfer Pipette, 5.8 mililiter, No. Katalog EW-06226-61

Untuk increment dan bahan sama dengan No. 2 tetapi mempunnyai graduasi 1 ml. Panjang dari pipet ini adalah 15.5 centimeter.

4. Transfer Pipette, 6 mililiter, No. Katalog EW-06226-69

Jenis ini mempunyai ukuran paling panjang yaitu sekitar 22.5 cm, sekali transfer dapat memindahkan cairan sebanyak 6 mililiter. Selain di laboratorium, jenis ini banyak kita temui di dalam klinik ataupun rumah sakit. untuk bahan sama yaitu dari LDPE.

Contoh diatas merupakan contoh pipet tetes yang terbuat dari bahan plastik atau LDPE, selain dari bahan tersebut, pipet tetes juga terkadang juga terbuat dari bahan kaca, namun tentunya mempunyai kelemahan yaitu dapat pecah terutama di bagian ujung pipetnya.

Harga Pipet Tetes

Keempat pipet tetes tersebut diatas dijual dalam satuan pack, dimana 1 pack terdiri dari 500 pcs kecuali untuk No. Katalog EW-06226-69 hanya berisi 400 pcs. Untuk harga pipet tetes diatas berkisar antara 600 dollar. Untuk pembelian di negara kita mungkin lebih mahal mengingat pipet ini harus didatangkan langsung dari luar.

Cara Menggunakan Pipet Tetes

Cara menggunakan pipet tetes relatif mudah, berikut ini adalah tahapannya :

  • Tekan bagian ujung atas pipet tetes dan masukkan bagian ujung bawah pipet tetes ke dalam cairan / larutan yang ingin diambil.
  • Untuk menarik cairan / larutan yang ada di dalam wadah, lepaskan bagian ujung atas yang ditekan tadi secara perlahan-lahan.
  • Untuk mengeluarkan cairan yang berada di dalam pipet, tekan bagian ujung atas secara perlahan-lahan.

Catatan : Jika cairan / larutan yang kita ambil dengan menggunakan pipet tetes tersebut merupakan cairan yang berbahaya, maka pada saat mengeluarkannya sebaiknya kita lakukan secara perlahan-lahan melalui dinding peralatan gelas (beaker / tabung reaksi / labu ukur) yang akan kita gunakan sebagai penampung.

Namun jika cairan / larutan relatif tidak berbahaya, maka bisa langsung kita arahkan ke dalam dasar penampung untuk menghindari cairan menempel di dinding peralatan penampun tersebut.

Pipet Ukur

Fungsi pipet ukur hampir sama dengan pipet tetes yaitu untuk memindahkan suatu cairan dari wadah satu ke wadah yang lainnya, cuma untuk pipet yang satu ini mempunyai ukuran graduasi volume yang lebih presisi. Di pasaran pipet jenis ini ada dalam berbagai ukuran yaitu pipet ukur 1, 2, 5, 10, dan 25 ml. Untuk brand duran salah satu merk ternama untuk peralatan gelas laboratorium pipet graduasi pada volume tersebut ditandai berturut-turut dengan warna kuning, hitam, merah, orange, dan putih sesuai dengan volume yang telah saya sebutkan diatas, hal ini sesuai dengan standar DIN 12 621. Panjang dari pipet ukur merk duran adalah 36 cm untuk volume 1 – 10 cm dan 45 cm untuk pipet dengan volume 25 ml.

Pipet ukur kita gunakan tidak lepas dari volume tertentu yang ingin kita pindahkan. Oleh karena itu karena berhubungan dengan kegiatan analisa dan tentunya kita mempunyai standar dalam hasil analisa tersebut, maka pipet ukurpun mempunyai tingkat akurasi sama seperti dengan alat ukur lainnya. Akurasi untuk pipet ukur tersebut adalah 0.006 ; 0.01 ; 0.03 ; 0.05 ; 0.1 serta graduation devision adalah 0.01 ; 0.02 ; 0.05 ; 0.1 ; 0.1 berturut turut untuk pipet ukur 1, 2, 5, 10, dan 25 mili liter.

Paket pembelian dari pipet ukur tersebut adalah per pack yang berisi 12 pcs dari pipet ukur meskipun beberapa agen melayani pembelian secara terpisah. Jika ingin melakukan pembelian pastikan untuk meminta semacam test report / verivication report dari pipet ini,

Jika anda merupakan agen penjual pipet ukur atau alat laboratorium lainnya anda boleh tinggalkan komentar melalui form dibawah supaya teman-teman yang ingin melakukan pembelian merasa terbantu, atau anda juga bisa menghubungi kami untuk mempromosikan produk anda.

Aksesoris Pipet UKur

Dalam penggunaan pipet ukur tersebut, tentunya ada beberapa peralatan tambahan / pembantu yang berfungsi untuk memudahkan kita dalam bekerja dengan menggunakan pipet tersebut, berikut ini adalah diantaranya.

Pippete Stand

pipet stand

Pippet stand berfungsi untuk menaruh pipet ukur yang terbuat dari kaca jika tidak digunakan, hal ini berfungsi agar pipet ukur tersebut tidak mudah jatuh dan pecah.

Rubber Pippete Bulb

rubber bulb

Berfungsi sebagai alat bantu pengambil cairan, terbuat dari bahan karet yang tahan dengan cairan kimia. Rubber bulb ini sampai saat ini masih banyak digunakan di laboratorium baik di sekolah analis, universitas jurusan kimia, maupun di berbagai macam industri karena harganya yang relatif murah.

Pippet Conntroller

pipet controller

Secara fungsi alat bantu ini sama dengan yang rubber bulb, namun dari sisi penggunaan relatif lebih praktis dan nayaman digunakan.

Cara Menggunakan Pipet Ukur

Hampir sama dengan cara menggunakan pipet tetes, penggunaan pipet ukur ini juga relatif sederhana. Berikut ini adalah tahapannya :

  • Pasang pipet controller atau rubber bulb pada bagian ujung atas pipet ukur.
  • Sedot cairan / larutan yang dibutuhkan dengan dibantu filler hingga memiliki volume yang diinginkan.
  • Keluarkan cairan dengan mengikuti skala yang tersedia.
  • Samakan tekanan filler dengan udara sekitar.

Pipet Volume

kalibrasi pipet volume

Unit pipet volume ini hampir sama dengan pipet ukur, namun hanya memiliki 1 penanda sesuai dengan volumenya saja. Cara penggunaannya pun juga sama dengan pipet ukur.

Kalibrasi Pipet Ukur, Pipet Volume dan Pipet Tetes

Untuk pipet tetes, karena tidak memerlukan tingkat akurasi yang tinggi dalam penggunaanya, maka tidak perlu dilakukan kalibrasi. Lain halnya dengan pipet ukur dan pipet volume, untuk menjamin akurasi dari kedua alat tersebut sesuai dengan standar, dan dikarenakan seiring dengan penggunaan dari pipet ukur dan pipet volume tersebut tentunya terkadang mengalami frosting, maka sangat diperlukan untuk dilakukan kalibrasi pipet ukur dan pipet volume tersebut. Kegiatan kalibrasi pipet tersebut bisa dilakukan secara internal oleh perusahaan teman-teman sendiri jika dirasa personel yang melakukan sudah kompeten (sudah berpengalaman dan pernah mendapatkan training kalibrasi volumetrik) dan mempunyai perlalatan pendukungnya. Namun jika dirasa lebih munguntungkan jika menggunakan jasa pihak ketiga, maka teman-teman bisa menggunakan layanan kalibrasi yang biasa teman-teman gunakan.

Jika ada yang ingin ditambahkan silakan berikan masukan melalui kolom komentar dibawah.

Referensi :

https://shop.brand.de/en/liquid-handling/micropipettes.html

https://www.coleparmer.com/p/cole-parmer-disposable-transfer-pipettes/47805