Tugas Manajer Teknis dan Manajer Mutu di Dalam Laboratorium

tugas manajer teknis dan manajer mutu

Di dalam laboratorium kalibrasi, uraian tugas dari masing-masing personel merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi khususnya di dalam klausul 5 : persyaratan struktural dari sistem manajemen laboratorium SNI ISO / IEC 17025 : 2017. Lalu apa saja tugas dari personel kunci di dalam laboratorium tersebut khususnya tugas manager teknis beserta manajer mutu? Berikut ini adalah ulasannya.

1. Direktur

Direktur merupakan pucuk pimpinan laboratorium yang mempunyai tanggung jawab penuh terhadap semua kegiatan laboratorium untuk mencapai tingkat prestasi yang paling baik. Dalam memimpin laboratorium, direktur dibantu oleh manajer mutu, manajer teknis, dan manajer administrasi.
Direktur mempunyai wewenang membuat keputusan terahadap kebijakan maupun sumber daya laboratorium untuk mencapai mutu data kalibrasi sesuai dengan kebutuhan dan kepuasan pelanggan.

Tugas Direktur sebagai berikut :

a. Mengesahkan panduan mutu laboratorium
b. Menyelenggarakan kaji ulang system manajemen mutu minimal 12 bulan sekali
c. Menetapkan dan memelihara kebijakan dan sasaran mutu laboratorium.
d. Mempromosikan kebijakan mutu dan sasaran mutu kepada seluruh personel laboratorium untuk meningkatkan kesadaran, motivasi, serta keterlibatan
e. Memastikan focus perhatian pada persyaratan pelanggan di seluruh organisasi laboratorium
f. Memastikan bahwa proses yang sesuai diterapkan dan memungkinkan persyaratan pelanggan atau pihak lain yang berkepentingan dipenuhi dan sasaran mutu dicapai
g. Memastikan bahwa suatu system amanjemen mutu yang efektif dan efisien telah ditetapkan, diimplementasikan dan dipelihara untuk mencapai sasaran mutu
h. Memastikan tersedianya sumber daya yang diperlukan
i. Meninjau sistem manajemen mutu secara periodic
j. Memutuskan tindakan berkenaan dengan kebijakan mutu dan sasaran mutu
k. Memutuskan tindakan bagi perbaikan sistem manajemen mutu
l. Memberikan delegasi kepada manajer terkait apabila berhalangan

2. Manajer Mutu

Manajer mutu merupakan personel yang independen yang mempunyai akses langsung ke direktur serta memiliki tanggung jawab dan wewenang untuk memastikan system manjemen mutu yang sesuai dengan ruang lingkup kegiatan laboratorium dikomunikasikan, dimengerti, diterapkan, dan dipelihara oleh seluruh personel pada semua tingkatan organisasi pada setiap waktu.

Tugas Manajer Mutu adalah sebagai berikut :

a. Merencanakan, mengkoordinasikan, dan mengevaluasi penyususnan serta melakukan kaji ulang dokumentasi system manajemen mutu laboratorium
b. Mengesahkan dokumen system manajemen mutu yang meliputi prosedur, instruksi kerja, dokumen pendukung, dan formulir
c. Merencanakan, mengorganisasikan, dan mengevaluasi pelaksanaan program audit internal laboratorium terhadap semua elemen system manajemen mutu termasuk kegiatan kalibrasi
d. Menyiapkan dokumen yang berhubungan dengan pelaksanaan audit internal
e. Apabila diperlukan, melaksanakan kaji ulang terhadap temuan ketidaksesuaian dan rekomendasi tindakan perbaikan yang dilakukan oleh tim audit internal dalam pelaksanaan program audit internal
f. Melaksanakan audit tindak lanjut untuk memverifikasi penerapan dan efektifitas tindakan perbaikan yang dilakuakn oleh auditee apabila diperlukan.
g. Memberikan delegasi kepada manajer terkait apabila berhalangan

3. Manajer Administrasi

Manajer administrasi bertanggung jawab langsung kepada direktur dalam hal merencanakan, menerapkan, dan mengevaluasi semua aspek yang berkaitan dengan administrasi dan pengembangan personel laboratorium.

Tugas Manajer Adminstrasi adalah sebagai berikut :

a. Menyelesaikan semua aspek administrasi yang dibutuhkan antara laboratorium dan pihak lain serta memelihara dokumen administrasinya
b. Memindahkan data hasil kalibrasi ke dalam format laporan atau sertifikat serta menyampaikannnya kepada pelanggan
c. Menerima pengaduan atau keluhan termasuk umpan balik pelanggan dan berkoordinasi dengan manajer terkait untuk penyelesaiannya.
d. Merencanakan dan melaksanakan pengadaan peralatan, instrumentasi, bahan habis pakai serta perlengkapan laboratorium lainnya
e. Melakukan pemeriksaan atau menverifikasi secara administrasi terhadap barang atau peralatan yang telah dibeli sebelum digunakan
f. Berkoordinasi dengan personel terkait di laboratorium untuk menentukan jenis pelatihan bagi seluruh personel laboratorium
g. Memelihara rekaman kualifikasi seluruh personel laboratorium
h. Memberikan delegasi kepada personel yang menjadi tanggung jawabnya apabila berhalangan.

4. Manajer Teknis

Manajer Teknis bertanggung jawab kepada direktur atas semua aspek operasional teknis dan kelengkapan sumber daya yang dibutuhkan untuk memastikan bahwa mutu data hasil kalibrasi sesuai dengan kebutuhan dan kepuasan pelanggan.

Tugas Manajer Teknis adalah sebagai berikut :

a. Merencanakan, mengkoordinasikan, dan mengevaluasi kegiatan kalibrasi baik di laboratorium maupun di lapangan
b. Mengkoordinasikan penerapan jaminan mutu dan pengendalian mutu untuk semua jenis kalibrasi
c. Merencanakan, mengkoordinasikan, dan mengevaluasi partisipasi uji profesiensi atau uji banding antar laboratorium
d. Memilih dan menentukan sub kontraktor laboratorium yang kompeten.
e. Menandatangani laporan hasil kalibrasi
f. Melakukan penelusuran terhadap pengaduan atau keluhan dari pelanggan yang berkaitan dengan mutu dan hasil kalibrasi
g. Memberikan pendapat dan interpretasi hasil kalibrasi apabila diperlukan
h. Memberikan delegasi kepada deputi manajer teknis apabila berhalangan.

5. Deputi Manajer Teknis

Deputi manajer teknis bertanggung jawab kepada manajer teknis dalam hal pelaksanaan operasional kalibrasi.

Tugas Deputi Manajer Teknis adalah sebagai berikut :

a. Mengidentifikasi akar penyebab masalah atas penyimpangan atau ketidaksesuaian dalam pelaksanaan kalibrasi
b. Melaksanakan tindakan pencegahan dengan meminimalisasi penyimpanan atau ketidaksesuaian berkaitan dengan kalibrasi
c. Mengkoordinasikan pengembangan dan validasi metode kalibrasi
d. Melakukan validasi metode kalibrasi
e. Melakukan kaji ulang permintaan, tender, dan kontrak secara teknis
f. Menandatangai laporan atau sertifikat kalibrasi apabila manajer teknis berhalangan
g. Menjamin bahwa instruksi kerja yang mutakhir untuk penggunaanya dan pemeliharaan peralatan dan mengawasi penerapan jaminan mutu dan pengendalian mutu di lapangan
h. Melakukan verifikasi terhadap data hasil pengukuran di lapangan
i. Meminimalisasi penyimpangan yang dapat mengakibatkan menurunnya mutu data hasil pengukuran di lapangan dan melakukan tindakan perbaikan apabila ditemukan ketidaksesuian

Referensi :

Persyaratan Umum Kompetensi Laboratorium Pengujian & Laboratorium Kalibrasi ISO/IEC 17025: 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *