Pengertian Data Dalam Ilmu Statistika

pengertian data statistika

Pengertian data dalam ilmu statistika sangatlah penting, karena hampir semua keputusan tentu kita ambil berdasarkan pengolahan data ini. Penerapan lebih lanjut tentu dapat diaplikasikan di berbagai ilmu pengetahuan, tidak terbatas pada statistika saja, misalnya : ilmu sosial, ekonomi, bisnis, analisa pada hasil kalibrasi dan lain sebagainya.

Contoh Aplikasi Data dalam Berbagai Pekerjaan

Contoh yang paling sederhana penggunaan dari data ini mungkin yang paling dekat adalah dalam lingkungan pekerjaan misalnya :

1. Mengetahui siapa saja yang akan pensiun tahun depan, dari bagian apa, lama kerja, serta jabatannya, sehingga perlu budget berapa besar untuk memberikan dana pensiun dan pengganti karyawan baru.

2. Mengetahui tingkat kepuasan konsumen terhadap produk yang kita pasarkan, bagaimana respon mereka mengenai harga dan pelayanan kita.

3. Mengetahui apakah proses produksi dalam perusahaan kita saat ini masih terkendali, berapa persen produk yang kita tolak karena tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan.

4. Mengetahui banyaknya waste di setiap aktivitas proses perusahaan sehingga bisa diambil kesimpulan apakah proses yang kita terapkan sudah efektif atau belum.

5. Kebutuhan man power dari suatu departemen untuk pekerjaan yang harus dilakukan sehingga dapat diambil keputusan apakah perlu dilakukan penambahan karyawan / cukup hanya dengan menambah jam lembur terhadap karyawan yang sudah ada, dll.

Semua pengambilan keputusan diatas tentu harus didasari dengan adanya data yang valid / akurat.

Lalu apa sih pengertian data itu sendiri..?

Data adalah kumpulan informasi yang diperoleh dari pengamatan, dapat berupa angka, lambang ataupun sifat. Data itulah yang nantinya akan kita olah sehingga dapat kita tarik kesimpulan. Data yang tidak baik / tidak valid jika kita olah tentu juga akan memberikan kesimpulan yang tidak baik.

Bagaimana data disebut baik?

Pada dasarnya data yang baik adalah data yang mempunyai sifat representatif (dapat mewakili), obyektif (sesuai dengan apa yang ada dan terjadi), serta relevan (berhubungan dengan persoalan yang akan dihadapi dan ingin dipecahkan, serta mempunyai tingkat ketelitian yang tinggi atau standar error yang kecil.

Penggolongan Data

Data itu sendiri sebenarnya digolongkan menjadi 2 yaitu data kuantitatif dan data kualitatif. Apa bedanya ? Berikut ini adalah penjelasannya.

Data Kuantitatif

Data ini berbentuk angka atau bilangan, misalnya : jumlah penduduk, luas tanah, dan lain sebagainya. Untuk data kuantitatif dapat dilakukan perhitungan-perhitungan dan operasi matematika seperti penambahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dll. Data kuantitatif nilainya dapat berubah-ubah sehingga sering disebut dengan variabel. Data kuantitatif itu sendiri dibagi menjadi menjadi data interval dimana data mempunyai interval contohnya berat badan antara 50 – 60 kg, dan data rasio dimana data berupa angka dalam arti yang sebenarnya sehingga mempunyai nilai nol. Data rasoo diperoleh melalui pengukuran dan memiliki tingkat pengukuran paling tinggi diantara jenis data lainnya.

Data Kualitatif

Data ini tidak berbentuk angka atau bilangan. Contoh data kualitatif ini adalah tingkat kepuasan pelanggan misalnya digolongkan dalam sangat puas, puas, tidak puas dan lain sebagainya. Jenis data ini disebut dengan atribut karena tidak dapat dilakukan operasi matematika terhadap data tersebut.

Sama dengan data kuantitatif, data kualitatif juga digolongkan menjadi 2 yaitu data nominal dimana ukuran datanya adalah kategori misalnya jenis kelamin, tempat tinggal, dan lain sebagainya. Dan Jenis kedua dari data kualitatif adalah data ordinal, hampir sama dengan data nominal hanya saja dalam data ordinal mempunyai tingkatan urutan kelas dalam arti ada yang lebih tinggi ada yang lebih rendah. COntoh data ini adalah indikator kepuasan seperti yang telah saya sebutkan ditas yaitu sangat puas, puas, tidak puas dan lain sebagainya.

Dalam pengolahannya, data kualitatif diolah dengan menggunakan statistik non parametik sedangkan untuk data kuantitatif diolah dengan menggunakan statistik parametik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *