Review Produk Non Contact Infrared Thermometer Omron Tipe R1B1

2. Non Contact Infrared Thermometer Omron Tipe R1B1

Non Contact Infrared Thermometer pada akhir-akhir ini sering kita lihat penggunaannya di berbagai tempat baik itu di perkantoran maupun di pusat perbelanjaan untuk pengukuran suhu tubuh dalam rangka menjalankan protokol untuk pencegahan virus covid 19.

Prinsip Kerja Infrared Thermometer

Prinsip kerja dari infrared thermometer ini cukup sederhana yaitu dengan menggunakan prinsip rambatan panas melalui radiasi.

Sebelum membahas fitur dari infrared thermometer omron ini, ada baiknya kita memahami tentang perbedaan antara infrared thermometer industri dan klinis.

Non Contact Infrared Thermometer Industri

Sesuai dengan namanya, infrared jenis ini banyak digunakan di industri untuk berbagai macam kebutuhan misalnya :

  • Pengukuran suhu heater mesin
  • Pengukuran suhu AC
  • Pengukuran suhu trafo
  • dll

Dengan fungsi dan penggunaan seperti diatas, non contract infrared thermometer industri mempunyai spesifikasi range pengukuran yang relatif tinggi. Ditinjau dari sisi akurasi juga relatif lebih besar dibandingkan dengan non contact thermometer klinik kurang lebih berkisar 1.5 derajat celsius.

Non Contact Infrared Thermometer Klinik

Untuk infrared thermometer klinik sesuai dengan namanya juga banyak digunakan untuk keperluan medis, salah satunya adalah untuk mengukur suhu tubuh manusia. Akurasi infrared thermometer klinik ini berkisar antara 0.2 derajat celsius.

Review Produk Non Contact Infrared Thermometer Omron Tipe R1B1 :

non contact infrared thermometer omron

Infrared thermometer omron tipe R1B1 ini merupakan salah satu produk terbaru untuk infrared thermometer klinik. Mempunyai dimensi 3.74 x 1.85 x 6.18 Inches dan menggunakan bateray AAA sebanyak 2 buah untuk sumber dayanya. Respon untuk melakukan pengukuran juga hanya 1 detik dengan display HD LCD screen.

Infrared thermometer omron tipe ini mampu menyimpan hasil pengukuran sebanyak 50 data dengan dilenkapi adanya fitur “fever alarm”. Untuk satuan pengukuran hampir sama dengan infrared thermometer lainnya yaitu dapat dirubah dari satuan derajat celsius ke derajat farenhait dengan hanya menekan tombol mode.

Dengan adanya teknologi yang dilengkapi ddengan microchip dan sensor yang sensitif, infrared thermometer ini mempunyai akurasi kurang lebih 0.4 derajat farenhait. Untuk melakukan pengukuran dengan thermometer ini, jarak yang disarankan dari dahi adalah 1 – 5 cm sehingga tetap menjamin hygiene / kebersihannya.

Untuk tetap menjamin keakuratannya, non contact infrared thermometer ini haruslah tetap dilakukan kalibrasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *